21 Pejabat Publik dan Tokoh Akan Divaksinasi di Balai Kota Jakarta Besok

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, sejumlah pihak yang terdiri dari pejabat dan tokoh publik di Ibu Kota akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada Jumat (15/1/2021) besok.

Rencananya, pelaksanaan pencanangan vaksinasi di DKI Jakarta dilaksanakan di pendopo Balai Kota, Jakarta Pusat.

"Besok, 21 role model akan diberikan vaksin. Jadi di sini ada dari pejabat provinsi karena Pak Gub dan Pak Wagub penyintas, sehingga tidak bisa dilakukan penyuntikan sesuai dari arahan Kemenkes," kata Widyastuti dalam diskusi virtual, Kamis (14/1/2021).

Kendati begitu, dia tidak menyebutkan secara detail nama-nama para tokoh ataupun pejabat yang akan menerima vaksin Covid-19. Widyastuti menyatakan para tokoh dan pejabat tersebut terdiri dari sejumlah kalangan.

Mulai dari pejabat publik tingkat provinsi, kelompok organisasi profesi tenaga kesehatan, hingga dari pihak para pemuka agama.

Lanjutnya, sebelum dilakukan vaksinasi para pejabat ataupun tokoh tersebut akan melalui proses penapisan atau identifikasi dugaan penyakit.

"Apakah memang bisa disuntik atau tidak, jika ada riwayat hipertensi selama tekanan darahnya terkontrol tentunya bisa mendapat vaksinasi begitu juga diabetes melitus terkontrol bisa diberikan," paparnya.

Sementara itu, Widyastuti menyatakan sejumlah tenaga kesehatan di Jakarta sudah mulai menerima vaksin Covid-19. Kata dia, pelaksanaan vaksinasi telah dilakukan di sejumlah rumah sakit (RS) ataupun puskesmas.

"DKI Jakarta beberapa RS dan teman-teman RS sudah berikan vaksin. Jadi hari ini sudah dimulai vaksinasi di beberapa RS dan Puskesmas di DKI Jakarta," ucap dia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

RSCM dan RSUD Cengkareng

Dia menyebut, sejumlah RS yang telah melakukan vaksinasi misalnya RSCM, Jakarta Pusat hingga RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Untuk pelaksanaan vaksinasi tersebut diberikan kepada tenaga kesehatan yang telah melakukan registrasi ulang.

"Kami mengikuti aturan yang ada, nakes yang mendapatkan kesempatan untuk di vaksin mendapatkan SMS plus pemberitahuan. Kemudian teman-teman nakes akan melakukan registrasi ulang melalui aplikasi peduli," jelas Widyastuti.

Saksikan video pilihan di bawah ini: