21 Ribu Pelajar di Kaltim Ikut Vaksinasi Covid-19, Polda Kaltim Pecahkan Rekor MURI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Balikpapan - Demi mendukung jalannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Polda Kaltim pun turut membantu upaya pemerintah untuk percepatan vaksinasi Covid-19 khususnya bagi para pelajar.

Vaksinasi massal yang digelar serentak di Kabupaten dan Kota di Kaltim pada Selasa (26/10/2021) ini, digelar oleh Polda Kaltim dan Akabri Angkatan 1990, dengan menyasar pelajar SMP dan SMA.

Tak tanggung-tanggung, pada vaksinasi yang berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome ini, 9.000 dosis vaksin jenis Sinovac disiapkan Polda Kaltim.

"Tak cuma di Balikpapan, vaksinasi bagi pelajar juga digelar di seluruh daerah di Kalimantan Timur. Jika semua terserap ada 21 ribu dosis vaksin yang kami siapkan," ungkap Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, di sela melakukan peninjauan jalannya vaksinasi, Selasa (26/10/2021).

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Dapat Penghargaan MURI

Proses penyuntikan vaksinasi COVID-19 di Balikpapan Kaltim.
Proses penyuntikan vaksinasi COVID-19 di Balikpapan Kaltim.

Bahkan, lanjut polisi lulusan Akabri tahun 1990 ini, pelaksanaan vaksinasi tersebut juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). "Kami mendapat penghargaan dari MURI untuk pelaksanaan vaksinasi pelajar terbanyak di satu titik yakni 9 ribu dosis di Balikpapan," beber Herry.

Jenderal bintang dua ini menambahkan, jika vaksinasi 9 ribu pelajar di Balikpapan tuntas, maka cakupan vaksinasi pelajar bakal mencapai hampir 100 persen.

"Tadi saya dapat info kalau sejauh ini vaksinasi pelajar sudah mencapai 70 persen lebih. Jika ditambah 9.000 pelajar yang kita vaksin hari ini, maka cakupan vaksinasi pelajar di Balikpapan sudah mendekati 100 persen," dia menerangkan.

Masyarakat Masih Takut Terima Vaksin

Kapolda Kaltim memberikan penghargaan pada personel di lapangan.
Kapolda Kaltim memberikan penghargaan pada personel di lapangan.

Memang, kata dia, untuk mencapai 100 persen vaksinasi pelajar bukan soal mudah. Salah satu kendala adalah masih ada orangtua yang ogah memberi izin vaksin bagi anaknya.

Terkait kendala izin dari orangtua ini, Polda Kaltim bakal melakukan pendekatan kepada orangtua siswa.

"Nanti akan kita identifikasi sebabnya mereka enggan menerima vaksin. Setelah itu baru kita yakinkan agar mau divaksin," paparnya.

Selain vaksinasi, Akabri Angkatan 1990 juga menyerahkan bantuan sosial berupa sembako dan beras sebanyak 90 ton, kepada warga yang tampak Covid-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel