22 Atlet PON Asal Gresik Peraih Medali Dapat Beasiswa Plus Bonus Rp 5 Juta

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Gresik - Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik, Jawa Timur memberikan bonus dan beasiswa pendidikan perguruan tinggi kepada sebanyak 22 atlet PON Papua asal kabupaten setempat karena telah mengharumkan nama daerah dan mampu menyumbangkan medali.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, 22 atlet itu secara keseluruhan telah meraih medali saat berlaga di PON Papua, yakni 13 medali emas, 10 medali perak dan tujuh medali perunggu, dengan mendapatkan bonus tambahan masing-masing senilai Rp5 juta.

"Atlet asal Gresik menyumbang 27 persen perolehan medali PON Papua untuk kontingen Jawa Timur dan kami memberikan penghargaan yang merupakan bagian dari perhatian Pemkab Gresik," katanya di Gresik, Kamis (4/11/2021), dilansir dari Antara.

Gus Yani, sapaan akrabnya, berharap pemberian penghargaan dari Pemkab Gresik ini akan memotivasi para atlet asal Gresik agar tetap berprestasi dan mengharumkan nama daerah.

"Mereka akan kami terus dampingi agar bisa melanjutkan pendidikan kuliah. Ini menjadi semangat di lapangan, prestasi apapun, pendidikan dan olahraga," katanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Peraih Medali Terbanyak

Ketua KONI Kabupaten Gresik Anis Ambiyo Putri mengatakan, saat ini Gresik masih peringkat tujuh KONI Jatim dan diharapkan dengan adanya bonus ini memberikan motivasi bagi atlet lainnya untuk berprestasi, sehingga mendorong peringkat Gresik dan akan naik.

"Kami optimistis ke depan masuk lima besar," katanya.

Sementara itu, Anis mencatat atlet yang paling banyak mendapat medali adalah Nurul Fajar Fitriyati dan mendapat dana bantuan sebesar Rp22 juta.

Menanggapi hal itu, Nurul menyambut baik perhatian Pemkab Gresik dan yang uang diperoleh rencananya ditabung dulu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel