22 Makanan Khas Jakarta yang Terkenal Enak dan Bikin Ketagihan, Wajib Dicicipi

·Bacaan 7 menit

Liputan6.com, Jakarta Makanan khas Jakarta terdiri dari berbagai kuliner Betawi yang menggugah selera. Sajian kuliner dari makanan berat hingga jajanan ringan bisa kamu temui di Ibu Kota Indonesia ini. Kuliner Jakarta telah diwariskan turun temurun dari penduduk asli suku Betawi.

Seperti kebanyakan makanan khas lainnya, makanan khas Jakarta telah dipengaruhi selama berabad-abad oleh penduduk asli maupun penjajah. Hal ini menjadikan cita rasa makanan khas Jakarta atau Betawi cukup beragam dan berkelas.

Makanan khas Jakarta wajib kamu coba ketika berkunjung ke Ibu Kota Indonesia ini. Pastinya kenikmatan dan kelezatan dari makanan khas Jakarta tak akan terbantahkan. Untuk itu, tak ada salahnya untuk mencicipi salah satu makanan khas Jakarta yang terkenal saat kamu berlibur.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (17/2/2021) tentang makanan khas Jakarta.

Makanan Khas Jakarta Jajanan

Pekerja mengaduk adonan dodol di pabrik dodol Betawi Mugi Jaya, Cilenggang, Tangerang Selatan, Rabu (13/5/2020). Produksi dodol selama pandemi Covid-19 tidak lebih dari 120 kg dibanding tahun lalu sebanyak 900 kg dodol. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Pekerja mengaduk adonan dodol di pabrik dodol Betawi Mugi Jaya, Cilenggang, Tangerang Selatan, Rabu (13/5/2020). Produksi dodol selama pandemi Covid-19 tidak lebih dari 120 kg dibanding tahun lalu sebanyak 900 kg dodol. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Kerak Telor

Makanan khas Jakarta pertama yang wajib kamu coba adalah Kerak Telor. Kerak telor tekenal dengan rasanya yang gurih. Terbuat dari telur ayam atau bebek, beras ketan putih, ebi yang disangrai hingga menyerupai abon, lalu ditambah bawang goreng dan diberi bumbu halus seperti kelapa sangrai. Di Jakarta kamu bisa menemukannya di kawasan wisata Kota Tua. Bahkan kerak telor juga telah banyak ditemui di berbagai daerah di luar Jakarta.

Dodol Betawi

Dodol Betawi merupakan dodol buatan asli suku Betawi. Dodol ini berwarna hitam kecoklatan dengan variasi rasa rasa yang lebih sedikit daripada dodol dari daerah lain. Rasa dodol betawi hanya terdiri dari ketan putih, ketan hitam dan durian.

Kembang Goyang

Penamaan kue tradisional khas Betawi ini cukup unik. Bukan tanpa alasan nama tersebut disematkan untuk makanan khas Jakarta ini. Disebut Kembang Goyang karena bentuk makanan ini menyerupai bunga, sedangkan teknik memasaknya adalah dengan cara digoyang, hingga adonan lepas dari cetakan. Makanan ini memiliki cita rasa gurih dan renyah.

Makanan Khas Jakarta

Soto tangkar tanpa jeroan dengan santan yang gurih (Liputan6.com/Komarudin)
Soto tangkar tanpa jeroan dengan santan yang gurih (Liputan6.com/Komarudin)

Soto Betawi

Salah satu makanan khas Jakarta yang paling dikenal adalah Soto Betawi. Soto Betawi merupakan salah satu makanan khas Jakarta legendaris yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Jakarta. Kuah soto Betawi merupakan campuran santan dan susu yang membuat cita rasa soto ini begitu legendaris. Soto betawi berisi jerohan dan seringkali organ-organ lain juga disertakan, seperti mata, terpedo, dan juga hati. Daging sapi juga menjadi bahan campuran dalam soto Betawi.

Asinan Betawi

Jakarta juga memiliki asinan dengan cita rasa yang tak kalah nikmat dengan asinan Bogor. Pada Asinan Betawi memiliki campuran berbagai sayuran yang diasinkan dan diawetkan seperti kubis, kecambah, tahu, sawi, selada ditambah dengan bumbu kacang yang sudah dicampur cuka dan cabai. Asinan ditaburi kacang goreng dan bisa disantap dengan kerupuk kuning berbentuk seperti mi yang melingkar, biasanya kerupuk ini diremuk dan ditaburkan di atas asinan.

Bubur Ase

Bubur Ase merupakan makanan khas Jakarta yang kini cukup sulit dijumpai. Bubur khas Betawi ini berbeda dengan bubur Jakarta pada umumnya. Bubur Ase tidak dicampur dengan irisan ayam melainkan dicampur dengan semur daging khas Betawi yang membuat warna bubur ini lebih gelap.

Selain daging, Bubur Ase menggunakan bumbu-bumbu lain seperti kentang dan lain sebagainya yang bisa menambah kelezatan Bubur Ase khas Betawi. Nama Ase bermakna dingin, karena bubur ini dihidangkan dalam keadaan dingin.

Soto Tangkar

Selain soto Betawi, ada juga soto Tangkar. Tangkar berasal dari bahasa Betawi yang berarti iga sapi. Makanan khas Betawi ini muncul sejak zaman Belanda. Iga direbus dan dibumbui dengan rempah-rempah seperti kunyit, lada, daun sereh, daun salam dan santan kelapa.

Makanan Khas Jakarta

Ketoprak (Liputan6.com/Asnida Riani)
Ketoprak (Liputan6.com/Asnida Riani)

Ketoprak

Ketoprak merupakan makanan khas Jakarta yang terkenal dan lezat. Bahan dasarnya adalah tahu, mentimun, kecambah, bihun. Kamu bisa menambahkannya dengan telur goreng dan ketupat sesuai selera. Semua bahan tersebut dilengkapi oleh saus kacang yang sudah dihaluskan dan kecap manis. Jangan lupa kamu bisa menggunakan emping atau kerupuk untuk menambah sensasi renyah ketika dikunyah.

Semur Jengkol

Makanan khas Jakarta yang tak kalah populer adalah semur jengkol. Semur jengkol juga termasuk makanan yang sudah ada sejak zaman penjajahan. Ada beragam jenis semur jengkol seperti semur jengkol pedas kering, manis kuah, atau pedas kuah.

Ayam Sampyok

Ayam Sampyok merupakan makanan khas Jakarta dengan perpaduan kuliner Betawi, Timur Tengah, dan Tionghoa. Olahan ayam ini sekilas menyerupai rendang. Proses pembuatannya pun memerlukan dua kali pembumbuan. Ayam Sampyok dikenal dengan rasa asin dan gurih ala rempah-rempah.

Laksa Betawi

Laksa Betawi merupakan makanan khas Jakarta dengan pengaruh kuliner Melayu. Laksa Betawi, hampir mirip dengan Laksa Bogor tetapi kuah Laksa Betawi memakai udang rebon. Laksa berisi sejenis mi dengan kuah rempah yang kental.

Makanan Khas Jakarta Sayur

Gabus pucung. (dok. 101 Hotel Dharmawangsa/Dinny Mutiah)
Gabus pucung. (dok. 101 Hotel Dharmawangsa/Dinny Mutiah)

Sayur Gabus Pucung

Sama dengan namanya, makanan khas Jakarta ini menggunakan ikan gabus sebagai bahan dasarnya. Ikan gabus dimasak dengan bumbu seperti ketumbar dengan kuah sayur yang sangat khas terbuat dari daun salam, serai, jahe, daun jeruk, lengkuas, buah tomat, jeruk limau, bawang dan tentunya cabe rawit. Rasa asam serta pedas yang jadi satu menambah empuk daging ikan gabusnya.

Sayur Besan

Sayur ini merupakan salah satu makanan legendaris Betawi. Pasalnya sayur ini sekarang jarang bisa ditemui di warung-warung khas Betawi karena bahan utamanya sulit didapatkan. Makanan lezat ini terbuat dari tebu telur. Bagian pucuk atau bunga tebu telur diolah menjadi sayur ditambah dengan bahan pelengkap kentang, ebi, dan petai. Sayur besan memiliki rasa gurih dan lezat di mulut.

Sayur Babanci

Sayur Babanci atau Ketupat Babanci merupakan sajian ketupat yang disantap dengan kuah santan yang telah dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, dan rempah-rempah lainnya. Sayur Babanci juga biasanya diberi tambahan potongan daging sapi. Konon, nama babanci diambil dari sifat sayur ini yang tidak jelas kelaminnya alias banci. Tak seperti namanya (sayur), makanan khas Betawi ini bahkan tidak ada sayurnya sama sekali.

Makanan Khas Jakarta Kue

Warga membawa roti buaya saat pawai pada Lebaran Orang Depok di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019). Lebaran Orang Depok baru pertama kali diadakan acara tersebut untuk melestarrikan budaya dan sebagai ajang silaturahmi warga Depok. (Liputna6.com/Herman Zakharia)
Warga membawa roti buaya saat pawai pada Lebaran Orang Depok di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019). Lebaran Orang Depok baru pertama kali diadakan acara tersebut untuk melestarrikan budaya dan sebagai ajang silaturahmi warga Depok. (Liputna6.com/Herman Zakharia)

Kue Pancong

Kue pancong merupakan kue khas Betawi yang terbuat dari tepung beras, santan kelapa dan kelapa parut kasar. Di daerah lain, kue ini juga dikenal dengan nama gandos dan bandros. Kue pancong ini dicetak dalam sebuah cetakan berbentuk setengah lingkaran lalu dibakar di atas api hingga matang. Biasanya kue pancong disajikan dengan taburan gula pasir untuk menambah rasa manis.

Roti Buaya

Roti Buaya merupakan salah satu hidangan khas Betawi yang selalu ada di acara pernikahan atau juga acara tradisional Betawi lainnya. Ada makna khusus dari roti buaya ini, membuat makanan yang satu ini selalu hadir pada acara khas Betawi. Saat ini, roti buaya sudah mengalami berbagai macam inovasi, dimana roti yang dulunya tidak memiliki rasa, kini memiliki isian berupa aneka macam selai.

Kue Tete

Kue Tete merupakan makanan khas Jakarta yang terbuat dari tepung terigu, tepung beras, dan susu. Kue tete juga biasa disebut dengan kue ape atau serabi Jakarta. Kue tete biasanya berwarna hijau atau putih. Kue tete memiliki bentuk yang pipih melebar dengan bagian tengahnya menonjol. Kue ini biasa dijual di pinggir jalan menggunakan gerobak mulai dari harga Rp 1000.

Kue Geplak

Kue geplak terbuat dari beras pera yang digiling hingga menjadi tepung dan disangrai. Tepung ini kemudian dicampur dengan kelapa sangrai dan gula pasir cair sampai mengental dan padat. Makanan khas Jakarta ini biasanya hadir dalam bentuk balok dan bisa ditemui di toko oleh-oleh atau pasar tradisional.

Makanan Khas Jakarta Lainnya

Putu Mayang (Sumber foto: plukme.com)
Putu Mayang (Sumber foto: plukme.com)

Putu Mayang

Putu Mayang merupakan makanan khas Jakarta yang cukup populer. Makanan ini terbuat dari tepung kanji atau tepung beras yang dibentuk seperti mi aneka warna. Putu Mayang disajikan bersama santan kelapa dan gula Jawa cair. Kuliner ini biasa ditemukan di pasar atau festival kuliner di Jakarta.

Selendang Mayang

Selendang Mayang adalah jajanan khas Betawi yang kini sulit ditemukan. Selendang mayang terbuat dari bahan dasar tepung beras dan tepung hunkwe. Tak banyak orang yang menjual jajanan yang disajikan dengan santan dan es serut ini, padahal rasanya sangat enak dan bisa melepas dahaga.

Sengkulun

Sengkulun merupakan kue khas Betawi tang terbuat dari tepung ketan, santan dan gula merah. Kue ini mirip dengan kue keranjang dengan ciri khas permukaan berbintil kasar, tekstur lunak, kenyal, dan lembut.

Es Goyang

Sesuai namanya, es goyang dibuat dengan cara menggoyang gerobak agar adonan es membeku dengan rata. Es goyang khas Jakarta terbuat dari santan kelapa, gula pasir, perasa, dan tepung hunkue. Es goyang juga tersedia dalam berbagai varian rasa mulai dari alpukat, durian, coklat, dan banyak lagi.