22 Pemain Moncer di Piala Presiden 2022 dan Layak Dilirik Shin Tae-yong untuk Memperkuat Timnas Indonesia

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tak lagi memiliki agenda selepas berlaga di Kualifikasi Piala Asia 2023. FIFA Matchday terdekat pun baru akan dihelat pada pertengahan September mendatang.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun juga berniat 'liburan' setelah menjalani tugas berat dalam beberapa bulan terakhir. Namun, kepulangannya ke Korea Selatan, menunggu berakhirnya Piala Presiden 2022.

Walaupun hanya sekelas pramusim, turnamen ini tetap mendapatkan porsi besar dari beberapa tim. Mereka tetap menampilkan permainan serius layaknya kompetisi sesungguhnya.

Ajang ini menjadi sarana yang tepat untuk melakukan scouting. Apalagi, pelatih yang akrab disapa STY tersebut seringkali terkendala izin pemain yang bermain di Mancanegara saat Piala AFF yang tidak masuk agenda FIFA.

Berdasarkan catatan dari situs resmi turnamen, berikut beberapa nama lokal yang tampil mentereng di Piala Presiden 2022 dan mungkin bisa dijajal Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia di FIFA Matchday terdekat. Simak ulasan selengkapnya.

 

Tembok Tebal di Bawah Mistar

Kolase - Kiper Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)
Kolase - Kiper Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Angga Saputro jadi kiper lokal pertama yang perlu mendapat perhatian khsusus dari Shin Tae-yong. Keberhasilan Borneo FC Samarinda menembus partai final tak lepas dari keterampilannya di bawah mistar gawang.

Dalam delapan penampilan, ia berhasil mencatatkan lima cleansheet dan 13 penyelamatan. Sebuah catatan yang menarik dari penjaga gawang berusia 28 tahun itu.

Dua nama lain yang bisa dicoba ke Timnas Indonesia adalah dua kiper muda, masing-masing milik PSM Makassar, M. Reza Arya Pratama yang mencatatkan dua cleansheet dan 17 penyelamatan, dan kiper Persis Solo, M. Riyandi, yang berhasil membuat 13 penyelamatan.

Benteng Pertahanan

Kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi, antusias bermain satu lapangan Ronaldinho di Trofeo Meet the Star yang digelar Minggu (26/6/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi, antusias bermain satu lapangan Ronaldinho di Trofeo Meet the Star yang digelar Minggu (26/6/2022). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Dengan skema tiga bek yang kerap bertransformasi menjadi lima bek di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membutuhkan beberapa bek sayap yang memiliki keseimbangan yang baik. Ada beberapa pemain di masing-masing sisi yang layak dikedepankan.

Ahmad Alfarizi (Arema FC) dan Leo Guntara (Borneo FC) paling layak dipertimbangkan di sisi kiri. Sementara di sisi kanan, Fredyan Wahyu (PSIS Semarang) dan pemain muda terbaik Piala Presiden 2022, Fajar Fathur Rahman (Borneo FC) mungkin bisa dicoba.

Sementara di pos bek tengah ada tiga nama yang cukup menonjol perannya untuk timnya sepanjang perhelatan Piala Presiden 2022. Bagas Adi Nugroho (Arema FC), Wahyu Prasetyo (PSIS) dan Moch. Al-Amin Syukur Fisabilillah (Persik Kediri) boleh dipertimbangkan.

 

Motor Permainan

Dave Mustaine. (Dok. PSS Sleman)
Dave Mustaine. (Dok. PSS Sleman)

Menilik skema permainan Timnas Indonesia, pemain yang bisa berperan sebagai gelandang box-to-box akan mendapatkan atensi lebih dari Shin Tae-yong. Walaupun begitu, pemain kreatif dan pintar selalu memilik tempat di hati sang pelatih.

Dave Mustaine (PSS Sleman), Jayus Hariono (Arema FC), dan Hendro Siswanto (Borneo FC) perlu mendapat perhatian lebih. Kemampuan mereka dalam mendistribusikan bola dari belakang ke depan begitu vital bagi timnya.

Sementara itu, Gian Zola (Arema FC), Wawan Febrianto (PSIS) dan Beckham Putra (Persib Bandung) bakal menghadirkan kreativitas tambahan. Dalam turnamen ini, beberapa kali mereka menjadi pemecah kebuntuan lewat gol dan umpan-umpan saktinya.

 

Ujung Tombak

<p>Winger Borneo FC Samarinda, Stefano Lilipaly merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSS Sleman dalam laga leg kedua semifinal Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/7/2022) (Dok. Borneo FC Samarinda)</p>

Winger Borneo FC Samarinda, Stefano Lilipaly merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSS Sleman dalam laga leg kedua semifinal Piala Presiden 2022 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (11/7/2022) (Dok. Borneo FC Samarinda)

Stefano Lilipaly jadi satu-satunya nama lawas yang berada di daftar ini. Pengaruhnya bagi kesuksesan Pesut Etam, julukan Borneo FC Samarinda, tak boleh disepelekan setelah mengemas empat gol dan dua assist.

Untuk pemain lain yang bisa dimainkan sebagai penyerang sayap, ada nama-nama seperti Adam Alis (Arema FC), Todd Rivaldo Ferre (PSS) hingga M. Rizky Eka Pratama (PSM) yang cukup memesona sepanjang turnamen.

Sedangkan untuk pos nomor sembilan, Riki Dwi Saputro (PSS) dan Septian Bagaskara (RANS Nusantara FC) yang sama-sama mencetak dua gol, patut dilirik. Mereka bisa diharapkan menghadirkan dimensi baru bagi penyerangan Timnas Indonesia.

Hey Shin Tae-yong, Coba Panggil Mereka

Berkat kemenangan tersebut, Shin Tae-yong dan anak asuhnya mampu melesat ke posisi dua klasemen dengan raihan 4 poin. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Berkat kemenangan tersebut, Shin Tae-yong dan anak asuhnya mampu melesat ke posisi dua klasemen dengan raihan 4 poin. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kiper: Angga Saputro (Borneo FC), Reza Arya Pratama (PSM Makassar), Muhammad Riyandi (Persis Solo)

Belakang: Ahmad Alfarizi (Arema FC), Leo Guntara (Borneo FC), Fredyan Wahyu (PSIS Semarang), Fajar Fathur Rahman (Borneo FC), Bagas Adi Nugroho (Arema FC), Wahyu Prasetyo (PSIS Semarang), Moch Al-Amin Syukur Fisabilillah (Persik Kediri)

Tengah: Dave Mustaine (PSS Sleman), Jayus Hariono (Arema FC), Hendro Siswanto (Borneo FC), Gian Zola (Arema FC), Wawan Febriyanto (PSIS Semarang), Beckham Putra (Persib Bandung)

Depan: Stefano Lilipaly (Borneo FC), Adam Alis (Arema FC), Todd Rivaldo Ferre (PSS Sleman), Rizky Eka Pratama (PSM Makassar), Riki Dwi Saputro (PSS Sleman), Septian Bagaskara (RANS Nusantara FC)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel