220 Ulama Kota Bandung Diasuransikan

Laporan Wartawan Tribun Jabar

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ulama di Kota Bandung diikutsertakan dalam asuransi jiwa secara cuma-cuma. Hal itu berdasarkan kesepakatan bersama antara MUI Kota Bandung dengan Asuransi Takaful.

Ketua Bidang Ekonomi Umat MUI Kota Bandung, Arsyad Ahmad, mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Kantor MUI Kota Bandung, Selasa (11/9/2012).

"Sebanyak 220 ulama diasuransikan melalui Takaful," kata Arsyad di kampus STIE Muhammadiyah Bandung, kemarin siang.

Arsyad mengatakan, premi atas asuransi jiwa ditanggung oleh MUI, dengan besaran Rp 50.000 per tahun. Ke depan, para ulama tidak perlu waswas karena mereka sudah diasuransikan.

Asuransi bagi ulama ini, ujar Arsyad merupakan bentuk perhatian terhadap para ulama khususnya yang ada di Kota Bandung. "Peran ulama sangat penting, tapi selama ini seolah tidak ada perhatian," ujarnya.

Sementara ke depan, Arsyad berharap pengurus dan anggota koperasi syariah berbasis masjid yang digulirkan MUI pun bisa diikutsertakan dalam asuransi jiwa.

Namun bagi pengurus dan anggota koperasi ini, pembayaran premi ditanggung masing-masing orang. Hanya besaran premi di bawah Rp 50.000 per tahun.

"Bisa yang Rp 20.000 per tahun agar tidak memberatkan. Dananya bisa dari bagi hasil koperasi," ujar Arsyad.

KLIK JUGA:

  • Gempa 5 SR Goyang Jatim
  • Puting Beliung Serang Lebak dan Bogor, 631 Rumah Rusak
  • 9 Pertanyaan Violetta ke Polda Jabar
  • Warga Jerman Adukan Kasus KDRT ke Kapolda Jabar
  • Pembaca: Inilah Gubernur Jateng Terjelek Sedunia
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.