224 Jemaah Indonesia Mulai Melaksanakan Ibadah Umrah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama (Kemenag), Oman Fathurahman mengatakan hari ini, Rabu (4/11/2020) jemaah asal Indonesia mulai melaksanakan ibadah umrah di tanah suci.

Mereka adalah jemaah umrah yang berangkat pada 1 November 2020 dan sudah menjalani proses karantina di Makkah.

“Jemaah asal Indonesia yang tiba 1 November hari ini akan melaksanakan ibadah umrah. Pelaksanaan umrah akan dimulai pukul 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS),” terang Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Oman Fathurahman dalam keterangan tulis, Rabu (4/11/2020).

Menurut Oman, mereka telah menjalankan proses karantina selama tiga hari sebagaimana ketentuan yang diatur Pemerintah Arab Saudi.

“Ada 224 jemaah umrah asal Indonesia yang beribadah umrah hari ini. Selain itu, ada juga 38 jemaah asal Pakistan,” jelasnya.

Hal senada turut disampaikan Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali. Menurutnya, jemaah Indonesia sore ini akan mengambil miqat umrah dari Tan’im. Mereka akan dibawa dengan 13 bus dengan kapasitas per bus maksimal 19 orang.

Meski berangkat dari sejumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Indonesia, namun mereka yang akan berumrah hari ini berada dalam satu payung Muassasah Retaj & Ewagate.

“Dari Tan’im, jemaah akan diantar dengan bus menuju Masjidil Haram untuk beribadah umrah,” jelasnya.

Saudi Izinkan Umrah Sejak 1 November 2020

Jemaah umrah asal Indonesia saat berada di bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (1/11/2020). Pemerintah Arab Saudi kembali menerima kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya, termasuk Indonesia per 1 November. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Jemaah umrah asal Indonesia saat berada di bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (1/11/2020). Pemerintah Arab Saudi kembali menerima kedatangan jemaah umrah dari luar negaranya, termasuk Indonesia per 1 November. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pemerintah Arab Saudi telah mengizinkan pemberangkatan jemaah dari luar negaranya sejak Minggu, 1 November 2020. Hari itu, 224 jemaah asal Indonesia tiba di Arab Saudi mendarat di Saudi pada pukul 18.16 WAS. Sebelum mereka, tiba terlebih dahulu di Saudi, 38 jemaah umrah asal Pakistan.

Mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, jemaah langsung mengantre untuk melakukan proses pengecekan keimigrasian dengan menerapkan protokol kesehatan. Mereka diharuskan menunjukkan bukti tes PCR dengan hasil negatif. Setelah itu, mereka mengambil koper, menuju pemeriksaan X-ray, lalu ke bus.

“Kedatangan pertama jemaah asal Indonesia disambut oleh Bapak Konjen RI Jeddah beserta jajaran dan petugas dari Pemerintah Arab Saudi. Dari bandara, jemaah umrah diberangkatkan menuju hotel di Makkah dengan 12 bis,” tutur Endang.

Di Makkah, kata Endang, mereka ditempatkan dalam dua hotel. Setiap satu kamar maksimal diisi dua orang. Sebelum memasuki hotel, koper jemaah disterilisasi terlebih dahulu oleh petugas kesehatan.

“Jemaah umrah Indonesia gelombang kedua, tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pukul 16.35 WAS. Total ada 89 jemaah. Selama di Bandara hingga hotel di Makkah, mereka menjalani seluruh proses yang ditentukan Saudi dengan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.