225 Saham Menguat, IHSG Ditutup Naik ke 5.144,04

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan ini. IHSG terus berada di zona hijau selama perdagangan.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin(26/10/2020), IHSG ditutup naik 31,86 poin atau 0,62 persen ke posisi 5.144,04. Sementara, indeks saham LQ45 menguat 0,56 persen ke posisi 794,21.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.158,26 dan terendah 5.113,02.

Pada sesi penutupan pedagangan, 225 saham menguat sehingga mampu membawa IHSG bertahan di zona hijau. Sedangkan 188 saham melemah dan 170 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham normal. Total frekuensi perdagangan saham 673.694 kali dengan volume perdagangan 12,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,1 triliun.

Investor asing beli saham Rp 175,29 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.671.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, hanya tiga sektor yang melemah antara lain barang konsumsi yang turun 0,78 persen, pertambangan turun 0,62 persen dan manufaktur turun 0,30 persen.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor konstruksi yang menguat 3,1 persen. Kemudian disusul sektor perkebunan naik 2,19 persen dan sektor keuangan menguat 1,30 persen.

Saham yang menguat dan membawa IHSG ke zona hijau antara lain JSKY yang naik 34,48 persen ke Rp 234 per lembar saham. Kemudian DEAL yang naik 31,06 persen ke Rp 173 per lembar saham dan CTBN yang yang naik 24,9 persen ke Rp 3.060 per lembar saham.

Saham yang melemah antara lain SINI yang melemah 6,98 persen ke Rp 400 per lembar saham. Kemudian INOV turun 6,94 persen ke Rp 134 per lembar saham dan TDPM turun 6,92 persen ke Rp 121 per lembar saham.

Sesi Awal Perdagangan

Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020).  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. Sebanyak 130 saham menguat sehingga membawa IHSG ke zona hijau.

Pada prapembukaan perdagangan Senin(26/10/2020), IHSG menguat 0,96 poin atau 0,02 persen ke level 5.113,14. Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih tetap menguat 16,49 poin atau 0,30 persen ke level 5.129,17.

Sementara indeks saham LQ45 juga menguat 0,29 persen ke posisi 790,05. Gerak indeks acuan sebagian besar menguat

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.132,07. Sedangkan terendah 5.113,02.

Sebanyak 130 saham menguat sehingga membawa IHSG ke zona hijau. Kemudian 60 saham melemah dan 134 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham cukup ramai yaitu 28.933 kali dengan volume perdagangan 427,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 299,8 miliar.

Tercatat, investor asing beli saham di pasar regular mencapai Rp 4,49 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.661 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, enam sektor berada di zona hijau. Penguatan dipimpin sektor konstruksi yang naik 2,44 persen. Disusul sektor perkebunan yang menguat 1,23 persen dan sektor infrastruktur naik 0,17 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain, PALM naik 22,58 persen ke Rp 380 per lembar saham. Kemudian POLL naik 16,67 persen ke Rp 6.300 per saham dan JSKY naik 12,64 persen ke Rp 196 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah sehingga menahan penguatan IHSG antara lain ITIC turun 6,54 persen ke Rp 775 per lembar saham, TDPM yang turun 6,92 persen ke Rp 121 per lembar saham dan SAME turun 6,54 persen ke Rp 143 per saham.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: