239 ASN Bermasalah Pemprov DKI Dijemur, Anies: Untung Pakai Masker

·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan marah dan langsung mengumpulkan para anak buahnya, Aparatur Sipil Negara (ASN), di Lapangan Balai Kota pada siang hari, Senin, 10 Mei 2021 pukul 11.30 WIB.

Anies marah lantaran sebanyak 239 ASN yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti pendaftaran seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II tidak patuhi pada instruksinya.

"Siang hari ini jadi pesan untuk semua bahwa setiap ada instruksi maka harus apa? Dilaksanakan bukan dilewatkan, yang berkumpul di sini yang melewatkan. Beruntung bapak ibu sekalian pakai masker hari ini, tidak terlihat wajahnya," kata Anies.

"Coba kalau difoto bapak ibu, wajah bapak itu terekam sebagai pribadi yang tidak menjalankan instruksi," sambungnya.

Baca juga: Peluang Anin Besar Jadi Ketum Kadin, Ini Harapan Pengusaha Kopi RI

Anies mengatakan, roda organisasi Pemprov DKI harus bisa berjalan dengan kedisiplinan. Maka, organisasi ini tidak mungkin bisa bekerja dengan baik jika tidak ada kedisiplinan.

"Artinya, jika ada instruksi maka wajib dilaksanakan. Bila tidak bisa melaksanakan maka tanggung jawab penerima instruksi adalah menyampaikan bahwa ini tidak bisa dan sampaikan alasannya. Bukan cuma diam lalu berharap tidak diketahui, berharap tidak dianggap sebagai masalah. itu namanya tindakan tidak bertanggung jawab," katanya.

Menurutnya, ketaatan ASN kepada dalam menjalankan tugasnya itu harus dilakukan dengan baik. Tapi, apabila tidak bisa dilaksanakan maka laporkan tidak bisa dilaksanakan.

"Ini yang dikumpulkan di sini (Lapangan Balkot) adalah yang bermasalah. Malu sesungguhnya kita. Saya ingin sampaikan di sini kita malu sesungguhnya. Malu kenapa ada instruksi tidak dilaksanakan," katanya.

Karena itu, ia mengingatkan, kepada semua para ASN untuk mengikuti prosedur, dan semua aturan dan perintah dilaksanakan dengan baik.

"Pahami, laksanakan dengan baik, laporkan. Tapi tidak boleh instruksi diabaikan. Paham bapak ibu? Budaya yang harus dibangun di tempat ini adalah budaya disiplin, dan itu artinya kebiasaan disiplin, kalau instruksi diabaikan, sekali, dua kali, tiga kali, akan menjadi kebiasaan mengabaikan instruksi," katanya.

Untuk itu, Anies meminta kepada jajaran ASN agar tidak mengulangi lagi dan tegakan disiplin, dan tunjukkan kepada publik bahwa jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disiplin.