24 Penyebab Kista Ovarium yang Harus Diwaspadai, Perhatikan Gejalanya

·Bacaan 7 menit

Liputan6.com, Jakarta Penyebab kista ovarium yang dialami wanita cukup beragam. Kista bisa terbentuk saat produksi dan peluruhan sel telur di indung telur. Faktor penyebab kista ovarium lah yang akan memainkan peran besar terhadap perkembangannya. Mulai dari usia, hormon, kehamilan, sampai obat yang dikonsumsi.

Menurut para ahli, hampir semua wanita pasti pernah memiliki kista ovarium. Hanya saat ukurannya kecil gejala kista tidak terasa dan hanya ketahuan saat ukurannya besar. Maka dari itu, wanita wajib memperhatikan penyebab kista ovarium terutama yang berkaitan dengan gaya hidup dan kesehatannya.

Kista ovarium merupakan masalah kesehatan rahim yang sebenarnya bisa hilang sendiri dalam beberapa kali siklus menstruasi. Bentuk dari kista adalah benjolan berisi cairan yang ada di dalam dan permukaan ovarium atau indung telur. Penderita kista biasanya akan merasa nyeri di panggul, punggung bawah, dan paha.

Berikut Liputan6.com ulas penyebab kista ovarium dari berbagai sumber, Kamis (29/4/2021).

Penyebab Kista Ovarium dari Jenisnya

Ilustrasi kista ovarium. Sumber: Freepik
Ilustrasi kista ovarium. Sumber: Freepik

Penyebab Kista Ovarium Folikel

Kista folikel adalah jenis kista yang paling umum. Sel telur terbentuk di folikel, yang berisi cairan untuk melindungi telur yang tumbuh. Di sekitar titik tengah siklus menstruasi, telur akan keluar dari folikelnya dan bergerak ke tuba fallopi.

Ketika telur dilepaskan, folikel akan pecah. Dalam beberapa kasus, ini menjadi penyebab kista ovarium. Folikel tidak pecah mengeluarkan cairan dan menyusut setelah melepaskan telur atau bahkan tidak melepaskan telur. Satu kista biasanya muncul kapan saja dan biasanya hilang dalam beberapa minggu.

Penyebab Kista Ovarium Luteal

Ketika folikel melepaskan sel telurnya, ia mulai memproduksi estrogen dan progesteron untuk pembuahan. Folikel ini disebut corpus luteum. Terkadang, cairan menumpuk di dalam folikel membuat korpus luteum tumbuh menjadi penyebab kista ovarium.

Kista luteal dapat berkembang ketika corpus luteum terisi dengan darah. Kista jenis ini biasanya hilang dalam beberapa bulan. Namun, kadang kista ini bisa pecah menyebabkan rasa sakit mendadak dan pendarahan internal.

Penyebab Kista Ovarium Dermoid

Penyebab kista ovarium dermoid adalah terbentuk dari sel-sel yang membuat telur. Kista ini disebut teratoma. Kista dermoid dapat mengandung jaringan, seperti rambut, kulit atau gigi, karena mereka terbentuk dari sel-sel embrionik.

Kista ini perlu diangkat melalui pembedahan. Kista dermoid adalah jenis kista patologis yang paling umum pada wanita di bawah 30 tahun. Kista dermoid biasanya jinak dan jarang bersifat kanker.

Penyebab Kista Ovarium Denoma

Penyebab kista ovarium denoma adalah berkembang dari sel-sel yang menutupi bagian luar ovarium. Jenis kista ini biasanya beris zat lendir yang kental, sementara yang lain mengandung cairan encer.

Kista denoma biasanya melekat pada tangkai ovarium. Kista ini berada di luar ovarium, mereka dapat tumbuh cukup besar. Kista denoma jarang bersifat kanker, tetapi mereka harus diangkat melalui pembedahan.

Penyebab Kista Ovarium dari Kesehatan

Ilustrasi menstruasi. (Sumber: Unsplash.com)
Ilustrasi menstruasi. (Sumber: Unsplash.com)

Usia

Usia adalah penyebab kista ovarium. Wanita dalam usia reproduksi aktif mulai dari pubertas hingga menopause memiliki resiko tinggi mengalami kista rahim. Ini karena wanita masih mengalami periode menstruasi. Kista ovarium lebih jarang terjadi setelah menopause. Wanita pascamenopause dengan kista ovarium memiliki risiko lebih tinggi untuk kanker ovarium.

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

PCOS adalah penyebab kista ovarium. Wanita dengan PCOS mungkin memiliki periode menstruasi yang jarang atau berkepanjangan atau kelebihan kadar hormon pria (androgen). Ovarium dapat mengembangkan banyak kumpulan kecil cairan (folikel) dan gagal melepaskan telur secara teratur.

Endometriosis

Endometriosis adalah penyebab kista ovarium. Wanita dengan endometriosis dapat mengembangkan jenis kista ovarium yang disebut endometrioma. Jaringan endometriosis dapat menempel pada ovarium.

Alih-alih meninggalkan tubuh, jaringan ini menjadi terperangkap menjadi kista. Ini dapat menghasilkan peradangan dan mengganggu indung telur. Kista ini bisa terasa sakit saat berhubungan seks dan selama haid.

Obat Kemoterapi

Obat kemoterapi adalah penyebab kista ovarium. Wanita yang menjalani kemoterapi dengan tamoxifen memiliki resiko adanya benjolan di ovarium yang lebih tinggi. Tamoxifen dapat menyebabkan benjolan di ovarium. Namun benjolan ini bisa saja hilang setelah kemoterapi selesai dilakukan.

Penyebab Kista Ovarium dari Gaya Hidup

Ilustrasi Burger Ayam (Photo by Jay Wennington on Unsplash)
Ilustrasi Burger Ayam (Photo by Jay Wennington on Unsplash)

Gandum

Gandum adalah makanan penyebab kista ovarium. Hal ini dikarenakan gandunm mengandung asam fitat yang mengikat mineral seperti magnesium dan seng.

Daging Merah

Daging merah adalah bahan makanan penyebab kista ovarium. Hal ini dikarenakan daging merah memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi. Dimana kandungan ini bisa menyebabkan berkembangnya sel abnormal pada tubuh.

Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji adalah penyebab kista ovarium. Terutama bagi kamu yang sudah mengidap kista ovarium. Sebaiknya perlu menghindari mengonsumsi makanan cepat saji secara berlebihan.

Hal ini dikarenakan, penyebab kista ovarium ini bisa meningkatkan risiko komplikasi penyakit seperti kanker ovarium. Ini disebabkan oleh adanya kandungan pengawet dan kolesterol yang bisa memperburuk kondisinya.

Alkohol dan Soda

Tidak hanya makanan, minuman seperti alkohol dan soda adalah penyebab kista ovarium. Hal ini dikarenakan kedua minuman tersebut bisa meningkatkan kadar estrogen yang bisa memperburuk keadaan. Mulai sekarang batasi konsumsi kedua jenis minuman ini.

Penyebab Kista Ovarium dari Kesehatan

Ilustrasi Ibu Hamil. (Foto oleh Dahlak Tarekegn dari Pexels)
Ilustrasi Ibu Hamil. (Foto oleh Dahlak Tarekegn dari Pexels)

Hormon

Gangguan hormon adalah penyebab kista ovarium. Perlu diketahui, keseimbangan hormon memiliki peranan yang begitu penting bagi tubuh. Untuk itu, wanita wajib menjaga keseimbangan hormon tubuh. Tidak terlalu sudah untuk melakukannya. Cukup dengan menjaga pola hidup sehat, kalian bisa membantu menjaganya. Sehingga kalian juga bisa terhindar dari kista ovarium.

Kehamilan

Kehamilan bisa menjadi penyebab kista ovarium. Kista ovarium biasanya berkembang pada awal kehamilan untuk membantu mendukung kehamilan sampai plasenta terbentuk. Kadang kista bisa bertahan dan perlu diangkat setelah kehamilan.

Infeksi Panggul Parah

Infeksi panggul yang parah bisa menyebar ke ovarium dan menjadi penyebab kista ovarium. Penyakit radang panggul yang tidak diobati dapat menyebabkan jaringan parut. Kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko pengumpulan cairan yang terinfeksi (abses) di tuba falopi.

Kafein

Kafein pun termasuk penyebab kista ovarium. Mulai sekarang hindari minuman yang mengandung kafein. Hal ini dikarenakan kafein bisa mengganggu kondisi hormon dalam tubuh. Untuk itu, konsumsi minuman dengan kafein secukupnya saja.

Penyebab Kista Ovarium dari Kesehatan

Ilustrasi Meminum Obat. (Foto oleh JESHOOTS.com dari Pexels).
Ilustrasi Meminum Obat. (Foto oleh JESHOOTS.com dari Pexels).

Menstruasi Dini

Menstruasi dini adalah penyebab kista ovarium. Siapa sangka, terlalu dini mengalami menstruasi justru bisa meningkatkan risiko terkena kista ovarium. Untuk itu sangat penting bagi orangtua membekali anak-anak mereka menjelang mendapatkan menstruasi. Ajarkan pada anak-anak untuk bisa menjaga pola makan sehat. Sebab, pola makan sehat mampu mengurangi risiko seseorang terkena kista.

Siklus Menstruasi Tidak Lancar

Siklus menstruasi yang tidak lancar bisa menjadi penyebab kista ovarium. Seseorang yang sudah mendapatkan menstruasi tetap harus waspada. Terlebih pada jarak siklus masa menstruasi kalian. Seperti diketahui, siklus menstruasi yang tidak lancar akan berakibat buruk bagi tubuh.

Salah satunya yakni menjadi penyebab kista ovarium atau kista pada indung telur. Terdapat alasan tersendiri kenapa hal itu bisa terjadi. Penyebabnya yaitu adanya penumpukan darah kotor di dalam tubuh. Di mana darah kotor tersebut seharusnya dikeluarkan pada masa tertentu.

Belum Memiliki Keturunan

Belum memiliki keturunan adalah penyebab kista ovarium. Mengandung dan melahirkan rupanya mampu membuat rahim menjadi lebih sehat. Tak hanya itu, kedua hal itu juga bisa menurunkan risiko seorang wanita terkena penyakit kista.

Namun jika kalian memang belum berniat untuk mengandung dan melahirkan, terdapat cara pencegahan yang bisa dilakukan. Pencegahan bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan kaya akan antioksidan. Antioksidan akan melindungi tubuh dari parasit, bakteri, virus, dan sejumlah radikal bebas.

Obat Subur

Penggunaan obat subur ternyata bisa menjadi penyebab kista ovarium. Memang, memiliki keturunan merupakan impian bagi sebagian besar pasangan. Tak sedikit pasangan bahkan rela melakukan apa pun demi mendapatnya.

Sayang, penggunaan obat penyubur kandungan justru memiliki efek samping. Apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan. Salah satu efek samping yang bisa ditimbulkan dari obat subur adalah menjadi penyebab kista ovarium. Maka dari itu, ada baiknya mengonsumsi obat subur alami seperti taoge dan kacang hijau.

Penyebab Kista Ovarium dari Gaya Hidup

Ilustrasi Depresi. Credit: pexels.com/EnginA
Ilustrasi Depresi. Credit: pexels.com/EnginA

Kolesterol

Kolesterol tinggi dikenal bisa membahayakan tubuh dan termasuk penyebab kista ovarium. Beragam penyakit pun bisa muncul akibat kadar kolesterol yang tinggi. Tak terkecuali penyakit kista ovarium ini.

Hal ini karena kolesterol mampu menyerang orang reproduksi seperti rahim. Oleh karenanya, para wanita ada baiknya mencoba mengurangi konsumsi lemak jenuh. Hal itu dilakukan untuk demi kesehatan organ reproduksi.

Infeksi Parasit, Kuman, dan Bakteri

Adanya infeksi parasit, kuman, dan bakteri adalah penyebab kista ovarium. Infeksi ini biasanya akan terjadi di organ intim wanita. Ini juga menjadi penyebab utama seorang wanita terkena kista ovarium.

Kalian bisa melakukan pencegahan agar terhindar dari penyakit tersebut. Cara melakukannya pun cukup mudah dan dibutuhkan ketekunan. Kalian harus selalu rajin menjaga kebersihan serta kesehatan organ kewanitaan.

Rokok

Rokok atau merokok merupakan penyebab kista ovarium. Zat adiktif pada rokok rupanya mampu mengganggu rahim. Inilah mengapa rokok bisa menjadi salah satu penyebab kista ovarium. Bukan hanya untuk perokok aktif, bagi kalian yang menjadi perokok pasif pun harus lebih waspada. Ada baiknya justru kalian menghindari lingkungan penuh asap rokok. Bagi para perokok juga sebaiknya segera dihentikan agar bisa menurunkan risiko terkena kista ovarium.

Stres

Setiap orang tentu pernah mengalami stres dalam hidupnya. Entah itu karena pekerjaan ataupun masalah percintaan. Akan tetapi semua itu tetap bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Tahukah kalian, stres menjadi penyebab kista ovarium atau indung telur.

Stres berlebihan mampu menghasilkan hormon tertentu dalam tubuh. Di mana hormon tersebut justru yang memicu sebuah penyakit datang seperti penyebab kista ovarium. Ketidakmampuan dalam mengelola stres inilah yang bisa jadi pemicu munculnya kista ovarium.