245 warga Grogol Petamburan terpapar COVID-19

Pemerintah Kota Jakarta Barat mencatat berdasarkan data 21 Juli 2022 sebanyak 245 warga Grogol Petamburan terpapar virus corona (COVID-19).

"Data per 21 Juli tercatat ada 245 orang yang terpapar COVID-19," kata Camat Tanjung Duren, Didit Sumaryanta saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Dari 254 orang itu, tercatat ada 28 orang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran. Sisanya menjalani isolasi mandiri.

Didit tidak menjelaskan jumlah kelurahan dan RW di wilayahnya yang dinyatakan zona merah COVID-19. Dia juga tidak menyebut kelurahan yang menjadi penyumbang terbanyak kasus COVID-19.

Saat ini, pihaknya hanya fokus mengingatkan warga untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) di dalam maupun luar ruangan.

Salah satu ketentuan prokes yang harus diterapkan warga, yakni memakai masker saat berada di luar ruangan. "Kita tetap imbau untuk terus pakai masker demi keselamatan bersama," kata dia.

Baca juga: Anggota DPRD desak DKI kembali terapkan PSBB
Baca juga: Sepuluh kelurahan di Jakarta Barat sasaran distribusi logistik PSBB

Sebelumnya, jajarannya melalui Satpol PP melakukan sosialisasi memakai masker di wilayah Grogol Petamburan.

"Kita bagikan masing-masing seratus masker di tujuh kelurahan," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Ruslianto saat dihubungi di Jakarta, Senin (18/7).

Kegiatan itu dilakukan lantaran masyarakat dinilai sudah kendur menerapkan prokes selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level satu.

Ruslianto menjelaskan, petugas tidak memberikan sanksi administrasi atau hukuman sosial bagi warga yang tidak memakai masker di luar rumah saat kegiatan sosialisasi prokes tersebut.

"Tidak ada penindakan, kalau tidak pakai masker ya kita imbau dan kita berikan masker," ujar dia.

Ruslianto memastikan pihaknya akan melakukan kegiatan tersebut secara rutin guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan prokes.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel