25 Kata-Kata Sedih Menyentuh Hati, Melegakan dan Bikin Tenang

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kata-kata sedih menyentuh hati memiliki makna yang mendalam dan berguna, baik dalam hubungan asmara atau pertemanan.

Pasalnya, dalam menjadi hubungan, kesedihan dan kemarahan akan mudah dirasakan jika terjadi pertengkaran.

Butuh sedikit cara dan usaha agar hati bisa berdamai dengan keadaan. Mengungkapkan kepedihan di hati bisa disalurkan dengan memahami kata-kata sedih agar sedikit lega.

Kata-kata sedih menyentuh hati ini tak hanya mengungkapkan perihal pertengkaran, ada juga beberapa solusi bagaimana menyelesaikan masalah karena setiap masalah pasti ada jalan keluar untuk penyelesaian.

Selain untuk diri sendiri, kamu juga bisa membagikan kata-kata sedih menyentuh hati ini kepada rekan atau keluarga terdekat. Berbagi solusi dalam setiap masalah akan makin mempererat tali persaudaaan.

Berikut rangkuman kata-kata sedih menyentuh hati, dikutip dari Titikdua dan Liputan6, Jumat (13/11/2020).

Kata-kata Sedih Menyentuh Hati

Ilustrasi sedih. Credit: pexels.com/Masha
Ilustrasi sedih. Credit: pexels.com/Masha

1. "Kamu adalah alasan mengapa aku bisa tersenyum dan terkadang kamu juga adalah menjadi alasan mengapa aku bisa menangis saat ini."

2. "Lihat aku di sini, kau buat aku menangis. Ku ingin menyerah, tapi tidak menyerah juga. Mencoba melupakan, tapi aku bertahan. Kau pemilik hatiku."

3. "Maaf karena aku selalu membuatmu marah dan menangis, kecewa, dan lainnya. Andaikan aku bisa melihat senyummu."

4. "Bila aku tak berujung denganmu... Biarkan kisah ini kukenang selamanya... Tuhan tolong buang rasa cintaku jika tak kau izinkan aku bersamanya."

5. "Kenapa kamu harus muncul di saat aku mulai melupakanmu dari hatiku, aku pernah nyesel kenal sama kamu."

6. "Aku kehilangan kamu di saat aku benar- benar mencintaimu dan ini terasa sangat menyakitkan hatiku."

7. "Maaf aku menyukaimu, aku tahu rasa ini tak pantas kuberikan padamu, tapi jujur aku sayang kamu walau kau tak tahu itu."

8. "Sehancur apa pun hatiku saat ini, tak pernah sedikit pun terlintas dalam benakku untuk pergi dari sisimu."

Kata-kata Sedih Menyentuh Hati

Ilustrasi galau, sedih, kecewa. (Photo by Yuris Alhumaydy on Unsplash)
Ilustrasi galau, sedih, kecewa. (Photo by Yuris Alhumaydy on Unsplash)

9. "Senyumanmu masih membekas dalam ingatan yang terkupas, aku ingin melihat kembali, meski hanya di dalam mimpi."

10. "Semoga kisah cinta kita tidak berakhir dengan duka atas segala diskusi lara yang pernah kita buka. Aku menyadari bahwa cinta dan kasih sayang itu nyata ada di dalam dada."

11. "Apakah hanya aku yang merasa bahwa kau tak pernah mau mengertiku? Memahami bagaimana posisi dan perasaanku? Apakah kau juga pernah merasa sepertiku?"

12. "Kuharap kau akan mengerti jauh sebelum aku merasa begitu lelah menghadapi. Kuharap kau akan segera datang menghampiri sebelum aku benar-benar beranjak untuk mengakhiri. Ada banyak bagian yang ingin kulalui hanya bersamamu."

13. "Perlu kau tahu, aku bukanlah wanita kuat seperti dalam drama romansa yang pernah kita lihat bersama. Aku adalah seorang wanita yang sangat rapuh, bahkan lebih rapuh dari diriku yang paling rapuh."

14. "Menepis rindu bukan lagi keahlianku, tentu saja karena aku merasa sudah memilikimu. Aku mulai berani mengumpulkan kaleng-kaleng rindu, yang kuharap bisa kupecah bersamamu."

15. "Maafkan aku karena aku telah membuatmu sakit hati. Maafkan aku karena aku meninggalkanmu. Aku tahu, aku orang yang sangat sangat bodoh karena ternyata engkau begitu berarti buat diriku."

16. Aku sadar, aku telah membuatmu lelah di sampingku, aku pun mengerti betapa sedihnya hatimu. Maafkan aku, aku tidak pernah menghargai setiap waktu yang telah kamu berikan kepadaku."

Kata-kata Sedih Menyentuh Hati

Ilustrasi sedih. Credit: pexels.com/freestocks.org
Ilustrasi sedih. Credit: pexels.com/freestocks.org

17. "Mungkin sekarang kamu tak lagi menyayangiku, Mungkin sekarang hatimu sudah tak lagi untukku. Maafkan aku. Maafkan kebodohanku yang tak pernah terpikir olehku bahwa kamulah yang aku perlukan untuk selalu di sampingku."

18. "Setiap malam, jangkrik sungkan sekali untuk diam. Bukan merasa tidak nyaman atau ingin sekali dia bungkam. Hanya saja, aku sedang merasa tidak tenteram. Setiap kali teringat seseorang yang pernah kau bersamai, aku merasa patah berkali-kali."

19. "Bukan, bukan itu yang membuatku merasa begitu patahnya. Aku hanya menyesali diriku, mengapa tidak dipertemukan lebih awal seperti yang pernah kau katakan padaku waktu itu."

20. "Aku sudah lelah diterpa angin kencang sendirian. Walau belum sampai pada akhir kau datang bersama keluargamu, aku hanya ingin digenggam sampai waktu itu kau hadirkan untukku."

21. "Harta yang paling berharga saat ini bukan hanya diriku, tapi kau yang selalu hadir dalam setiap mimpiku. Tidakkah kau mengerti bahwa setiap kali kau katakan mencintaiku, rinduku makin menggebu. Tiga hari tidak bertemu, itu seperti neraka bagiku."

22. "Yang kita butuhkan hanya sebuah penyelesaian. Bagaimana cara berdamai dengan keadaan. Berawal dari bagaimana cara kau menemukan, ingin membersamai, sampai kau bisa mendapatkan, kemudian ingin hidup berdampingan dan saling membutuhkan."

23. "Tidakkah saling menghakimi justru membuat semua persoalan menjadi bahan bakar perusak fondasi masa depan? Tidak bisakah penyelesaian ini diakhiri lebih cepat dari biasanya? Aku hanya ingin hidup bersama, tidak ingin bertengkar lebih lama."

24. "Aku tidak pernah tidak menyukainya. Aku tidak pernah tidak merindukannya. Aku tidak pernah tidak berkhayal tentangnya. Aku tidak pernah tidak teluka karenanya, walau begitu debaran jantungku masih sama."

25. "Seberapa banyak waktu yang harus kuluangkan agar aku bisa memahami kerelaan seperti yang kau inginkan? Aku berdebar lebih awal daripada dia, sanggupkah kau mendengarnya? Aku hanya tidak sanggup menguasainya, saat debaran itu masih saja melekat di sana."

Sumber: Titikdua, Liputan6.com (Penulis: Laudia Tysara, Editor: Fadila Adelin. Published: 29/8/2020)

Yuk, baca artikel kata-kata lainnya dengan mengikuti tautan ini.