25 Kutipan Novel Raditya Dika Tentang Cinta yang Romantis dan Inspiratif

·Bacaan 5 menit

Fimela.com, Jakarta Raditya Dika merupakan youtuber kondang di Indonesia. Namanya mulai muncul ke permukaan semenjak menjadi seorang stand-up comedy. Joke-joke Radit pun sering kali berasal dari buku karangannya.

Selain Youtuber, Raditya Dika merupakan penulis buku fiksi dengan genre komedi. Buku-buku karangan Radit pun sering kali di angkat ke layar lebar dan bahkan langsung digarap sendiri.

Kata-kata lucu Raditya Dika juga bisa di jumpai di Twitter pribadinya, @radityadika. Radit juga tak sungkan mengklaim sebagai presiden jomblo Indonesia, pastinya klaim ini akhirnya tumbang setelah ia menikah.

Tidak hanya kata-kata lucu saja yang terkenal dari Raditya Dika, dalam bukunya juga terdapat kata-kata cinta yang romantis dan inspiratif. Dilansir dari goodreads, berikut Fimela.com telah merangkum 25 kutipan novel Raditya Dika tentang cinta yang romantis dan inspiratif. Simak semua kumpulan kata-katanya di bawah ini.

Kutipan Novel Raditya Dika Tentang Cinta

Ilustrasi Membaca Novel Credit: pexels.com/Allef
Ilustrasi Membaca Novel Credit: pexels.com/Allef

1. “Apa yang harus kita lakukan pada kenangan yang memaksa untuk terus diingat?”― Raditya Dika, Marmut Merah Jambu

2. “Sesungguhnya, terlalu perhatiannya orangtua kita adalah gangguan terindah yang pernah bisa kita terima”― Raditya Dika, The Journeys

3. “Bagaimana semesta bisa berkonspirasi hingga dua orang bisa actually ketemu memang mendekati keajaiban.”― Raditya Dika, Marmut Merah Jambu

4. “Lebih jauh lagi, gue gak percaya pada kebetulan, gue percaya pada pertemuan yang dirancang diam-diam. Masing-masing dari kita punya garis kehidupan yang telah digambarkan. Dan masing-masing dari kita, kalau diizinkan, akan saling bersinggungan.”― Raditya Dika, Marmut Merah Jambu

5. “You can't always get what you want, but, if you try, sometimes you just might find you get what you need .”― Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon

6. “Kalau mimpi kita ketinggian, kadang kita perlu dibangunkan oleh orang lain- Marmut Merah Jambu -”― Raditya Dika

7. “Bagi gue, rumah adalah dia. Karena dia adalah tempat gue pulang. Karena, orang terbaik buat kita itu seperti rumah yang sempurna. Sesuatu yang bisa melindungi kita dari gelap, hujan, dan menawarkan kenyamanan.”― Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon

8. “Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti”― Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon

9. “Sinetron bukan hanya membuat bertemu orang sangat gampang, mereka bahkan membuat seolah-olah orang memang gampang dengan mudah jatuh cinta pada pandangan pertama, pada situasi apapun.”― Raditya Dika

10. “And I love being with you. Your giggle, your silly grin, how you apply you personality in paste. The ambitions that I share. The way of thinking that I understand. The unconventional person, you are. You are the odd-shaped jigsaw puzzle that I'm looking to fit. And you completed me”― Raditya Dika

Kutipan Novel Raditya Dika yang Penuh Romansa

Ilustrasi Membaca Novel Credit: pexels.com/Jonathan
Ilustrasi Membaca Novel Credit: pexels.com/Jonathan

11. “kalau sudah nyaman , kenapa pindah?”― Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon

12. “We forget about death. We are too busy with our distraction. And when it hits, it hits hard.”― Raditya Dika

13. “In between trash and treasure.”― Raditya Dika

14. “Ingin berjuang dan merubah negeri ini?Pilih sendiri medan perjuangan kamu...!!”― Raditya Dika

15. “Gue melihat orang yang bekerja kantoran tapi nggak sesuai dengan minat mereka itu seperti seekor ubur-ubur lembur. Lemah, lunglai, hanya hidup mengikuti arus.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

16. “Menjadi karyawan memang hidup aman. Makan dari gaji, bekerja mengikuti perintah atasan, dan sekali-kali , diledekin sama orang semacam ini. Tapi gue juga berpikir kalau gue bekerja lima kali lebih keras, gaji yang gue dapat nggak lima kali lebih banyak”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

17. “Jatuh cinta ngebuat lo jadi orang yang berbeda. Lo jadi satu badan penuh hormon, oxytocin, vasopressin. Lo bukan "Naya" lagi, melainkan "makhluk asing yang penuh hormon" ini. Lalu orang akan melihat betapa bedanya lo. Lo jadi nggak dengarin apa perkataan mereka lagi. Dunia lo hanya berputar di dia, dia, dan dia aja.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

18. “Nah, itulah nggak enaknya pacaran. Lo baru merasa berharga sesuai level mana pacar lo ngehargain lo. Begitu lo butuh, lo ngerasa ditolak, seolah lo orang yang nggak penting lagi. Padahal, nggak juga.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

19. “Di dunia ini nggak mungkin ada dua orang, cowok-cewek bisa berteman dekat kalau salah satu dari mereka nggak ada yang naksir. Di antara sahabatan kayak gini, pasti ada yang naksir. Ya dalam kasus ini, gue. Kakak-adikan juga gitu, kan, biasanya. Orang-orang yang kakak-adikan itu, kan, karena salah satu suka, satu nggak suka tapi nggak pengin kehilangan.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

20. “Kadang, orang yang patah hati cuma butuh teman bicara.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

Kutipan Novel Raditya Dika untuk Inspirasi Cinta

Ilustrasi Membaca Novel Credit: pexels.com/
Ilustrasi Membaca Novel Credit: pexels.com/

21. “Gue yakin kalau hubungan kalian dilanjutin, hanya maksa aja. Karena sama-sama takut kehilangan, makanya masih mau dilanjutin. Padahal, udah ga ada yang bisa dipertahankan. Kalian akan gini terus.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

22. “Cowok dan cewek memang memiliki cara yang berbeda. Nggak hanya ketika menghadapi kawan yang tengah patah hati, tetapi juga ketika mereka sendiri berurusan dengan cinta; sedang jatuh cinta ataupun patah hati. Meskipun cara mereka berbeda, keduanya ternyata punya kesamaan. Sama-sama bisa buta.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

23. “Putus cinta bukan berarti dia ninggalin gue aja. Tapi dia juga meninggalkan segala sesuatu yang berhubungan sama dia di hidup gue. Dan itu rasanya kayak ditabrak bus Transjakarta.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

24. “Cinta itu kayak permen karet. Semakin lo nikmatin, rasanya akan semakin hambar.”― Raditya Dika, Ubur-ubur Lembur

25. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian.”― Raditya Dika, Marmut Merah Jambu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel