25 Tahun Berkiprah, Simak Sederet Capaian Manulife Aset Manajemen Indonesia

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memasuki usia perak pada 2021. 25 tahun berkiprah, MAMI secara konsisten mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan manajer investasi terbaik, terpercaya, dan terbesar di Indonesia. Serta menjadi pelopor dalam beberapa inisiatif di industri.

“MAMI hadir di Indonesia pada tahun 1996, satu tahun setelah reksa dana mulai dikenal di Indonesia. Di usianya yang ke-25 tahun, MAMI semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia dan akan terus berinovasi serta beradaptasi untuk memberikan solusi investasi dan layanan terbaik bagi masyarakat investor di Indonesia,” ujar Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia, Afifa secara virtual, Selasa (31/8/2021).

Dalam perjalanannya, MAMI telah melewati berbagai tantangan, seperti krisis keuangan Asia di 1997, krisis keuangan global pada 2007-2008, dan krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Afifa mengaku bersyukur MAMI dapat melewati masa-masa sulit tersebut dengan baik dan keluar dalam keadaan yang lebih tangguh. Hal itu tak lepas dari kepercayaan para investor institusi dan ritel, dukungan para mitra distribusi reksa dana MAMI, serta kerja keras dan dedikasi penuh seluruh rekan kerja di MAMI.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dana Kelolaan Terbesar

Presiden Direktur & Chief Executive Officer Manulife Aset Manajemen Indonesia, Afifa (Dok: Liputan6.com/Pipit I.Ramadhani)
Presiden Direktur & Chief Executive Officer Manulife Aset Manajemen Indonesia, Afifa (Dok: Liputan6.com/Pipit I.Ramadhani)

Di tengah hantaman krisis kesehatan dan ekonomi global akibat covid-19 tahun lalu, total dana kelolaan (AUM) MAMI pertumbuhan yang kuat, sebesar 30 persen hingga mencapai Rp 97,2 triliun. Sementara pada semester pertama tahun ini, total AUM MAMI tercatat tumbuh sebesar 8 persen menjadi Rp 104,7 triliun pada akhir Juni 2021.

Hingga akhir Juni 2021, MAMI dipercaya oleh lebih dari 1,1 juta investor Indonesia untuk mengelola dana sebesar total Rp 104,7 triliun dalam 28 produk reksa dana dan 40 mandat investasi. Total AUM MAMI tercatat tumbuh sebesar 52% pada periode akhir Juni 2020 hingga akhir Juni 2021.

Mengutip data OJK per akhir Juni 2021, MAMI menempati peringkat pertama di antara perusahaan manajer investasi di Indonesia dalam hal AUM reksa dana (Rp 56,6 triliun).

Secara persentase, AUM reksa dana MAMI mengalami pertumbuhan sebesar 93 persen dalam periode setahun (30 Juni 2020 – 30 Juni 2021), jauh melampaui pertumbuhan industri sebesar 11% pada periode yang sama.

Data OJK juga menunjukkan bahwa MAMI berada di peringkat teratas pada kategori AUM reksa dana pendapatan tetap (Rp 23,6 triliun) dan AUM reksa dana syariah (Rp 8,2 triliun).

Jadi Pelopor Berbagai Layanan Terkini

Ilustrasi ekonomi digital.Unpslash/Adeolu Eletu
Ilustrasi ekonomi digital.Unpslash/Adeolu Eletu

MAMI juga menjadi pelopor yang telah menancapkan beberapa tonggak sejarah di industri reksa dana Indonesia. Pada April 2016, MAMI menjadi pelopor dalam penerapan pembukaan rekening dan transaksi reksa dana secara fully online yang pertama di Indonesia melalui peluncuran klikMAMI.com.

Dengan hadirnya inovasi tersebut, pembukaan rekening dan transaksi investasi reksa dana dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja tanpa perlu mengunjungi kantor manajer investasi ataupun APERD untuk penandatanganan formulir.

“Di 2019, MAMI mempelopori penerapan multi share class pada produk reksa dana di Indonesia,” beber Afifa.

Andil Tingkatkan Edukasi Finansial

(Foto: Ilustrasi investasi saham. Dok Unsplash/Austin Distel)
(Foto: Ilustrasi investasi saham. Dok Unsplash/Austin Distel)

Afifa mengatakan, edukasi finansial dan kemudahan akses bagi masyarakat investor ke produk reksa dana merupakan dua hal utama untuk memajukan industri reksa dana.

Pada 2001, MAMI menjalin kerja sama pemasaran reksa dana dengan salah satu satu institusi perbankan. Hingga saat ini MAMI telah bekerja sama dengan 32 mitra distribusi yang terdiri dari 20 bank dan 12 non-bank.

MAMI juga melakukan kegiatan pemasaran melalui jalur digital, direct retail, dan tim Institutional Sales. Edukasi adalah kunci untuk meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat tentang reksa dana.

Oleh karena itu, pada 2013 MAMI meluncurkan modul edukasi 3i (insyaf, irit, invest) yang berisi tiga langkah dasar untuk bisa memulai investasi.

Kegiatan edukasi pun dilakukan untuk beragam lapisan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. MAMI secara rutin menyediakan publikasi reguler dan memberikan market update melalui investor gathering.

Sebelum pandemi, MAMI juga melakukan literasi keuangan melalui berbagai kegiatan offline (seminar, talk show, pameran, media gathering) maupun online melalui media sosial, talk show radio dan TV. Pandemi Covid-19 tidak menghentikan MAMI untuk terus memberikan literasi keuangan.

MAMI mengadakan live webinar, mengedarkan berbagai artikel ke media dengan topik literasi keuangan, acara live talk show di TV dan media sosial, serta podcast. Upaya keras MAMI membuahkan pengakuan dari berbagai pihak eksternal. Dalam 25 tahun, lebih dari 70 penghargaan diterima untuk MAMI, produk reksa dana kelolaan MAMI, dan personel MAMI.

Salah satu penghargaan tersebut adalah Best Fund House yang dianugerahkan oleh Asia Asset Management pada 2021, 2020, 2018, 2016, dan 2015. "Berbekal kepercayaan investor, kami akan terus melanjutkan perjalanan MAMI dengan tahun-tahun yang penuh kesuksesan,” ujar Afifa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel