25 Tahun Meninggal, Jasad Putra Jenderal Top TNI Dipindah dari Jakarta

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Keluarga besar almarhum Jenderal TNI (HOR) Soesilo Sudarman baru saja melakukan proses pemindahan kerangka dari jenazah putra Carono Indrokusumo yang meninggal dunia 25 tahun lalu.

Jenazah putra keempat jenderal top Tentara Nasional Indonesia yang pernah menjabat Panglima Komando Wilayah Pertahanan I itu dipindahkan dari Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta ke pemakaman keluarga Mukti Wibowo di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Cilacap, Jawa Tengah.

Berdasarkan siaran resmi Komando Distrik Militer (Kodim) 0703/Cilacap dilansir VIVA Militer, Selasa 30 Maret 2021, prosesi pemindahan kerangka jenazah almarhum Carono dilakukan karena keluarga ingin pemakaman berkumpul di satu tempat.

Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 03/Kroya, Kapten Inf Tugirun turut menghadiri prosesi pemindahan kerangkan jenazah itu.

"Kami selaku pembina wilayah Kecamatan Kroya pada umumnya dan Desa Gentasari khususnya ikut berbangga hati, karena nama besar Soesilo Sudarman sudah dikenal bukan saja nasional tapi juga internasional," kata Kapten Tugirun.

Carono meninggal dunia pada 16 Maret 1996 atau setahun sebelum ayahnya Jenderal TNI Soesilo Sudarman mangkat. Soesilo sendiri meninggal pada 18 Desember 1997 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Perlu diketahui, semasa hidupnya Jenderal TNI Soesilo Sudarman tak cuma dikenal di dunia militer saja. Tapi juga di kancah aparatur negara nasional sebab dia juga pernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi Indonesia dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia.

Jenderal TNI Soesio Sudarman merupakan lulusan Akademi Militer Yogyakarta Angkatan I 1948, prajurit TNI ini berasal dari kesatuan Kavaleri TNI Angkatan Darat. Beliau satu angkatan dengan Letnan Jenderal TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprodjo.

Baca: Terkuak Fakta Mengerikan Polisi Mabuk Tembak Mati Prajurit Kostrad TNI