25 Warga se-RW dengan Jokowi di Solo Positif COVID-19

·Bacaan 2 menit

VIVA - Sebanyak 25 warga yang tinggal satu lingkungan RW dengan tempat tinggal pribadi Presiden Jokowi di Solo terpapar COVID-19. Munculnya klaster di RT 6 RW 7 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, itu berawal dari kegiatan buka bersama saat bulan Ramadhan lalu.

Kini, warga yang terinfeksi COVID-19 menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali dan rumah sakit di Solo.

Plt Lurah Sumber, Supyanto, mengatakan awal mulanya muncul klaster tersebut lantaran adanya kegiatan buka bersama yang dilakukan oleh salah satu warga yang tinggal di RT6 RW 7 Kelurahan Sumber. Tuan rumah yang menyelenggarakan kegiatan buka bersama itu ternyata positif COVID-19.

“Awalnya ada seorang yang bergejala tapi karena orang awam itu menyelenggarakan buka bersama dengan mengundang beberapa orang sehingga beberapa yang diundang setelah ditracing itu ternyata hasilnya banyak yang positif,” kata dia saat ditemui di Kantor Kelurahan Sumber, Selasa, 18 Mei 2021.

Baca juga: Jokowi: Kita Harapkan Dapat Suplai Vaksin Gotong Royong Lebih Banyak

Selain melakukan tracing kepada para peserta buka bersama itu, lanjut Supyanto, Dinas Kesehatan Solo juga melakukan tracing kepada keluarga yang ikut serta dalam buka bersama itu.

“Kita swab melalui puskesmas dan bisa diketemukan sekian banyak itu,” kata dia.

Supyanto mengungkapkan dari hasil tracing yang dilakukan kepada sejumlah warga RT 6 RW 7 ternyata yang hasilnya positif terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 25 orang. Sebagian besar warga yang hasil swabnya positif langsung dibawa menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali untuk menjalani isolasi.

“Dari jumlah 25 warga yang positif itu sebanyak 20 orang isolasi di asrama haji, empat orang menjalani perawatan di rumah sakit dan satu orang menjalani isolasi mandiri di rumah. Warga yang hasilnya positif langsung kita isolasi ei Donohudan agar di wilayah ini aman,” katanya.

Berdasarkan pantauan di pintu masuk Jalan Kutai VI C yang merupakan wilayah RT 6 itu terlihat dijaga sejumlah pemuda. Selain itu juga ada bambu yang dipasang melintang untuk menutup pintu masuk kampung tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan makan bagi warga yang menjalani isolasi wilayah di kampung itu dipasok dari Dinas Sosial Solo.

“Meskipun di wilayah ini ada yang negatif namun kita batasi pergerakannya. Tidak boleh keluar masuk dan kita awasi selama 24 jam. Kita melibatkan Linmas, Karang Taruna, keamanan RT, Babinkamtibas, Babinsa dan Jogo Tonggo,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Sumber, Winarno, menambahkan penyebab munculnya klaster di lingkungab RT 6 itu tidak hanya dari kegiatan buka bersama tetapi juga ada tambahan dari hasil tracing salah satu warga yang positif COVID-19 dan menjalani perawatan di rumah sakit.

“Sebelum yang klaster buka bersama itu, ada pasien yang sudah dirumah sakit. Setelah diswab hasilnya positif dan keluarganya juga diswab ternyata keluarganya semua positif. Jadi bukan hanya dari klaster buka puasa semua tapi memang ada hasil tracing dari pasien itu,” katanya.

Seperti diketahui, di lingkungan RW 7 itu tidak hanya terdapat kediaman pribadi Presiden Jokowi, namun juga ada tempat tinggal Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang masuk wilayah tersebut. Sedangkan jarak antara kediaman presiden dan wali kota dengan lingkungan RT 6 yang puluhan warganya terpapar COVID-19 itu sekitar 500 meter.