250 Penghuni Apartemen Taman Sari Dievakuasi Akibat Kebakaran di Basemen

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi kebakaran. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat/Damkar) Jakarta Selatan berhasil memadamkan kobaran api yang membakar basemen Apartemen Taman Sari Setia Budi, Jakarta Selatan pada Minggu dini hari (4/4/2021).

Dengan mengerahan sekitar 24 unit mobil pemadam kebakaran, api yang muncul sekitar pukul 03.38 WIB telah dilokalisir serta masuk proses pendingan sejak pukul 07.30 WIB. Sementara sampai saat ini petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi.

"Masih (proses pendinginan)," kata Triadi, Kepala Regu Damkar Setia Budi, Jakarta Selatan ketika dikonfirmasi merdeka.com pada Minggu.

Dalam proses pemadaman kebakaran kali ini, petugas turut mengevakuasi 250 orang yang menghuni apartemen tersebut. Lantaran ruangan apartemen dipenuhi asap yang naik dari basemen.

"Data penghuni yang sudah terevakuasi sebanyak 250 orang," kata Triadi.

Triadi menyampaikan, dugaan sementara titik api berasal dari kerusakan trafo induk (LS) yang berada di basemen apartemen.

Kebakaran

Kebakaran terjadi di Basemen Apartamen Sari, Jakarta Selatan. Para penghuni pun dievakuasi lantaran ruangan apartemen dipenuhi asap.

"Betul kebakaran dari jam 03.38 WIB tadi. Aparteman Taman Sari. Penghuninya dievakuasi," kata petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Suparno, saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (4/4/2021).

Dia mengungkapkan, 24 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Saat ini, api sudah dapat dijinakkan. Petugas pun terus melakukan proses pemadaman.

"Kondisi masih bekerja, proses pemadaman," kata dia.

Suparno menuturkan, informasi yang didapat pihaknya, yang terbakar adalah trafo, genset dan juga mobil. Lokasi kejadian tersebut berada di basement apartemen.

"Apinya besar. Sebagian basemen terbakar. Tapi tidak sampai ke tingkat aparteman, enggak bisa ke atas. Yang ke atas asapnya saja lewat tangga darurat, asap terus naik terus, dipenuhi oleh asap, penghuni enggak bisa turun dan enggak berani," jelas dia.

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini: