26 Kata-Kata Mutiara Cinta Ala Sujiwo Tedjo, Unik dan Penuh Makna

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Kata-kata mutiara cinta ala Sujiwo Tedjo memiliki ciri yang khas dan unik. Kata-kata yang terucap pun sarat akan makna yang mendalam.

Sujiwo Tedjo memiliki nama lengkap Agus Hadi Sudjiwo. Pria kelahiran Jember, 31 Agustus 1962 ini merupakan satu di antara budayawan sekaligus seniman ternama di Indonesia.

Ia memiliki gaya yang nyentrik dan terkenal sebagai seniman multitalenta. Ia penulis, pelukis, aktor, sutradara, hingga dalang.

Hal tersebut membuat Sujiwo Tejo disegani dan dikenal banyak orang. Karya-karya Sujiwo Tejo, terutama bukunya, bisa dikatakan selalu menjadi best seller.

Dalam buku tersebut, Sujiwo Tedjo kerap menyisipkan kata-kata mutiara cinta yang penuh makna. Selain dalam buku, kata-kata mutiara cinta ala Sujiwo Tedjo juga dituangkan ke media sosial.

Pesan yang dilontarkan Sudjiwo Tejo dikenal sering menggunakan kata-kata mutiara cinta yang unik dan menarik.

Berikut kumpulan kata-kata mutiara cinta ala Sujiwo Tedjo, dikutip dari Kitabijak dan Brilio, Selasa (5/1/2021).

Kata-Kata Mutiara Cinta Ala Sujiwo Tedjo

Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)
Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)

1. "Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling telepon, SMS, BBM, tapi keduanya saling mendoakan."

2. "Rindu dikalikan jarak sama dengan aku."

3. "Jangan pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu."

4. "Wanita itu suka ice cream dan coklat, namun lebih suka kepastian."

5. "Banyak orang pacaran, seabrek orang menikah, tapi cuma segelintir yang sempat mengalami cinta."

6. "Sebaik-baik wajah adalah senyum yang gampang dikenang, Kekasih."

Kata-Kata Mutiara Cinta Ala Sujiwo Tedjo

Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)
Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)

7. "Luka ini bukan tentang darah, Kekasih, tetapi segenap luka luarmu kini telah menjadi luka dalam yang sunyi."

8. "Membawa rinduku padamu, Kekasih, suatu saat angin 'kan sampai, sangat sepoi mengusap tangismu."

9. "Naskah sutradara kita tahu di depan, naskah Tuhan kita tahu di belakang."

10. "Minta maaf, dengan segenap konsekuensinya, harusnya mudah dilakukan oleh siapapun yang belum beku."

11. "Tuhan menciptakan pundak lelaki untuk menyangga tangis perempuan."

12. "Cinta adalah ketika kuat kau rasakan kehadiran Tuhan dalam diri."

Kata-Kata Mutiara Cinta Ala Sujiwo Tedjo

Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)
Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)

13. "Cinta itu ga pake itung-itungan. Kalo udah mulai mikir pengorbanan, itu namanya kalkulasi."

14. "Tak ada lagi air mata yang dapat kau timba, Kekasih, karena sungguh rinduku padamu kini telah menyumur tanpa dasar."

15. "Sunyi adalah setiap jalan yang kau susuri sendiri bersama kenangan."

16. "Berenang membuatku lelah, kekasih. Aku lebih suka menyelam karena yang mendasar dari kamu adalah kekasihku."

17. "Cinta ternyata penjara dengan jeruji kasih sayang, maka kau kerap menangis tanpa merasa di bui, Kekasih."

18. "Bahkan dalam banyak kepercayaan dan agama, hal yang musikal dianggap lebih awal dan lebih akhir ketimbang teks kata-kata maupun rupa."

19. "Orang hidup, termasuk saya, toh lebih sering memperhatikan wajah dan sifat-sifat orang lain ketimbang detail-detail selebihnya."

Kata-Kata Mutiara Cinta Ala Sujiwo Tedjo

Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)
Sujiwo Tedjo, Media visit Film Mangkujiwo Kamis (23/1/2020) di Gondangdia, Jakarta Pusat. (Daniel Kampua/Fimela.com)

20. "Banyak yang yakin bahwa mawar cuma tumbuh di tanah. Padahal, mawar juga bisa tumbuh di hati."

21. "Mencintai khayalan mungkin memang lebih eksotis ketimbang mencintai sosok yang jelas jelas konkret di depan mata dan terikat di bumi."

22. "Mengenang mantan sah-sah saja. Tapi, jangan keseringan karena mengenang adalah pekerjaan pensiunan."

23. "Yang membekas dari lilin bukan lelehnya, Kekasih, tapi wajahmu sebelum gelap."

24. "Tahukan kamu orang yang paling tak berperasaan? Dia yang jauh dari kekasih di saat hujan, tapi tak menghasilkan puisi."

25. "Kenapa tisue bermanfaat? Karena cinta tak pernah kemarau."

26. "Menikah itu nasib, mencintai itu takdir. Kau bisa berencana menikah dengan siapa, tapi tak dapat kau rencanakan cintamu untuk siapa."

Sumber: Kitabijak, Brilio.net (Penulis: Aprilia Nurohmah. Published: 13/3/2016)

Yuk, baca artikel kata-kata mutiara lainnya dengan mengikuti tautan ini.