26 Mei 1907: Lahirnya John Wayne Si Ikon Populer Film Amerika Serikat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - John Wayne, seorang aktor berkebangsaan Amerika Barat, lahir di Winterset, Iowa, dan dibesarkan di California Selatan

Saat remaja, dia selalu bangun pukul empat pagi untuk mengantarkan surat kabar, dan sepulang sekolah dia bermain sepak bola dan melakukan pengiriman ke toko-toko lokal.

Melansir History, setelah lulus SMA, Wayne berharap bisa masuk Akademi Angkatan Laut AS. Namun, setelah sekolah menolaknya, dia menerima beasiswa penuh untuk bermain sepak bola di University of Southern California di Los Angeles.

Pada musim panas 1926, pelatih sepak bola Wayne mencarikannya pekerjaan sebagai asisten pria di lokasi syuting film yang disutradarai oleh John Ford. Ford mulai menggunakan Wayne sebagai pemeran tambahan, dan dia akhirnya mulai mempercayainya dengan beberapa peran yang lebih besar.

Pada tahun 1930, Ford merekomendasikan Wayne untuk berperan di film epik Western The Big Trail dari Fox. Wayne memenangkan bagian itu, tetapi filmnya buruk, dan Fox membiarkan kontraknya habis.

Selama dekade berikutnya, Wayne bekerja tanpa lelah di film barat beranggaran rendah yang tak terhitung jumlahnya, mengasah bakatnya dan mengembangkan kepribadian yang berbeda sebagai karakter koboi.

Akhirnya, mentor lamanya John Ford memberi Wayne terobosan besar, memasukkannya ke dalam gaya baratnya yang brilian pada tahun 1939, Stagecoach.

Wayne memainkan peran Ringo Kid, dan dia memberi karakter dengan sifat-sifat penting yang akan menginformasikan hampir semua peran layar berikutnya.

Karirnya Setelah Stagecoach

John Wayne di Vietnam (Source: Wikipedia)
John Wayne di Vietnam (Source: Wikipedia)

Setelah Stagecoach, karier Wayne melesat. Di antara lusinan film tempat dia muncul -- banyak di antaranya disutradarai oleh Ford adalah karya klasik yang berkesan seperti Tall in the Saddle (1944), Red River (1948), Fort Apache (1948), She Wore a Yellow Ribbon (1949), Rio Bravo (1959), dan The Man Who Shot Liberty Valance (1962).

Dalam semua film tersebut, The Duke, begitu dia dikenal, mewujudkan nilai-nilai kesopanan, kejujuran, dan integritas yang sederhana, dan simplistik dari seorang koboi.

Selain film Western, Wayne juga berakting dalam film perang. Itu adalah lompatan kecil dari koboi atau prajurit kavaleri yang gagah berani ke pejuang Perang Dunia II dari film-film seperti Sands of Iwo Jima (1949) dan Flying Leathernecks (1951).

Sangat konservatif dalam politiknya, Wayne juga menggunakan filmnya tahun 1968, The Green Barets, untuk menyatakan dukungannya terhadap perang pemerintah Amerika di Vietnam.

Pada akhir 1960-an, beberapa orang Amerika sudah bosan dengan Wayne dan karakter maskulin dan patriotiknya yang sederhana. Semakin banyak film Barat yang menolak kode moral hitam-putih sederhana yang diperjuangkan oleh Wayne dan menggantinya dengan gaya Amerika yang lebih kompleks dan tragis.

Namun, Wayne terbukti lebih mudah beradaptasi dari yang diharapkan banyak orang. Dalam peran selanjutnya, ia memenangkan Oscar di True Grit (1969).

Film terakhirnya, The Shootist (1976), memenangkan hati kritikus. Wayne yang sedang berjuang melawan kanker paru-paru berperan sebagai penembak yang sekarat.

Tiga tahun kemudian, Wayne meninggal karena kanker. Hingga hari ini, jajak pendapat publik mengidentifikasi dia sebagai salah satu aktor paling populer sepanjang masa.

Reporter: Lianna Leticia

Infografis 3 Kelompok Harus Dilindungi Saat Jaga Jarak Cegah Covid-19

Infografis 3 Kelompok Harus Dilindungi Saat Jaga Jarak Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3 Kelompok Harus Dilindungi Saat Jaga Jarak Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel