263 orang sembuh dari COVID-19, terbanyak dari Jakarta

Kementerian Kesehatan menyebut jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penularan COVID-19 di Tanah Air, pada Senin, mencapai 263 pasien dengan jumlah pasien sembuh tertinggi disumbang provinsi DKI Jakarta dengan 71 pasien sembuh.

Siaran pers Kemenkes yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, menambahkan posisi kedua ditempati Banten dengan 60 pasien sembuh.

Jawa Barat di posisi ketiga dengan 32 pasien sembuh. Jawa Timur dan Jawa Tengah di urutan keempat dan kelima dengan mencatatkan masing-masing 26 dan 21 pasien sembuh.

Kemenkes mencatat penambahan 182 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dengan provinsi yang menyumbang penambahan kasus tertinggi adalah DKI Jakarta sebanyak 70 kasus.

Baca juga: Samarinda kembali berstatus zona hijau COVID-19

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di Indonesia 5.889.534 orang pada Minggu

Terpaut jauh, Jawa Tengah dan Bali menempati urutan kedua dan ketiga dengan masing-masing bertambah 19 dan 17 kasus.

Disusul Jawa Barat dan Banten di posisi keempat dan kelima dengan penambahan masing-masing 15 kasus.

Kemenkes juga menyampaikan ada 28 provinsi yang mencatatkan penambahan kasus COVID-19 di bawah 10 kasus pada hari ini. Selain itu terdapat 15 provinsi yang tidak mengalami penambahan kasus COVID-19.

Sementara jumlah pasien meninggal akibat COVID-19 di Tanah Air hari ini tercatat enam pasien dengan Jawa Timur mencatatkan jumlah pasien meninggal terbanyak yakni dua pasien.

Kemudian empat provinsi mencatatkan masing-masing satu pasien meninggal, yakni Jawa Barat, Lampung, Bengkulu dan Nusa Tenggara Timur.

Secara nasional, jumlah kasus aktif turun 87 kasus menjadi 4.697 kasus aktif.

Jumlah spesimen yang diperiksa pada hari ini ada sebanyak 88.145 spesimen dengan positivity rate sebesar 0,35 persen.*

Baca juga: Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 tambah 416, terbanyak dari Banten

Baca juga: Jumlah penerima dosis penguat vaksin COVID-19 capai 42,4 juta orang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel