27 CCTV Tilang Elektronik Dioperasikan di Jateng, Terbanyak di Solo

Mohammad Arief Hidayat, antv/tvOne
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kebijakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di Jawa Tengah resmi diberlakukan mulai Selasa, 23 Maret 2021. Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi meresmikan langsung pengoperasian ETLE di kantornya di Semarang.

Tilang elektronik itu, kata Luthfi, untuk menilang para pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas. Sebanyak 27 unit kamera pengawasa (CCTV) dan 6 speedcam sudah dipasang di sejumlah titik di Jawa Tengah. Alat-alat itu dipakai untuk merekam atau memotret para pelanggar aturan lalu lintas.

"Sarana elektronik saat ini ada 27 titik, yang akan ditingkatkan menjadi 50 titik. Selain mendukung program Kepala Polri, ETLE juga untuk mendidik masyarakat kita di segala aspek lalulintas," kata Luthfi.

Pemberlakuan ETLE bertujuan untuk menghindari interaksi anggota Polri dengan masyarakat. Apalagi saat pandemi COVID-19, masyarakat tidak kontak langsung dengan polisi. ETLE juga untuk menyadarkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Dalam aturan ETLE, pelanggaran lalu lintas akan terekam dan ditilang dengan pengiriman surat ke pelanggar sesuai alamat di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Apabila pelanggar bukan pemilik kendaraan, bisa diklarifikasi sesuai pertanggungjawaban nama yang tertera di STNK. Apabila tiga kali tidak ada respons secara otomatis akan diblokir, dan orang yang membayar denda harus menyertakan keseluruhannya baik KTP asli dan STNK.

Berikut ini sebaran CCTV ETLE menurut data Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah:

1. Kota Semarang di 3 titik: Jalan Pandanaran depan RS Hermina, depan Kantor BRI, dan Jalan Brigjen Katamso;

2. Demak 1 titik: di Traffic Light Bogorme;

3. Pati 2 titik: Jalan Kol Sunandar dan Jalan A.Yani;

4. Surakarta/Solo 6 titik: di Simpang Lima Komplang, Simpang Lima Balapan, Simpang Empat Kerten, Simpang Empat Sate Dahlan, Simpang Empat Mujahidin, dan Simpang Empat Patung Wisnu;

5. Klaten 2 titik: di Simpang Empat Pasar Srago dan Simpang Empat Bendo Gantungan;

6. Karanganyar 1 titik: di Simpang Tiga Nglano;

7. Wonogiri 1 titik: di Simpang Empat Ponten;

8. Kebumen 1 titik: di Simpang Lima Kebulusan;

9. Cilacap 2 titik: di Simpang Empat Terminal dan Simpang Empat Alun-alun;

10. Purbalingga 1: di Simpang Empat Terminal.

Sebaran Speedcam ETLE:

1. Klaten 2 titik: Jalan Raya Solo-Jogja Ceper Klaten dan Jalan Raya Jogya-Solo Ceper Klaten;

2. Boyolali 2 titik: Jalan Nasional Boyolali-Solo Banyudono Boyolali dan Jalan Nasional Solo- Boyolali;

3. Karanganyar 2 titik: Jalan Adi Sucipto Blulukan Colomadu-Solo Karanganyar dan Jalan Adi Sucipto Blulukan Solo-Colomadu Karanganyar.

Teguh Joko Sutrisno/Semarang