275 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran per 4 Oktober 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 275 pasien positif Covid-19 menjalani rawat inap di tower 4, 5, 6, dan 7 Rumah Sakit Darurat atau RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (4/10/2021). Jumlah tersebut bertambah 13 orang dari hari sebelumnya, Minggu 3 Oktober 2021.

"Jumlah pasien rawat inap terdiri dari 103 pria, 172 wanita," ucap Kepala Penerangan Kogabwilhan-I, Kolonel Marinir Aris Mudian melalui keterangan tertulis, Senin.

Selama beroperasi sejak 23 Maret 2020 hingga 4 Oktober 2021, RSD Wisma Atlet Kemayoran merawat 128.203 pasien Covid-19, dan 127.928 orang di antaranya sudah keluar. Rincian pasien keluar yakni rujuk ke rumah sakit lain 1.037 orang, pasien sembuh 126.295, orang dan meninggal 596 orang.

Aris juga melaporkan perkembangan data pasien di tower 8, 9 dan 10 RSDC Wisma Atlet Pademangan. Hingga hari ini, 4.815 pasien rawat inap di RSDC tersebut, 2.052 orang di antaranya pria dan 2.763 lainnya wanita.

Jumlah pasien di RSDC Wisma Atlet Pademangan berkurang 213 dari data sebelumnya 5.028 orang.

Aris kemudian memaparkan jumlah pasien di tower 1 dan 2 RSDC Rusun Pasar Rumput mencapai 2.598 orang. Bertambah 445 dari data sebelumnya masih 2.153 pasien.

Beroperasi sejak 21 September hingga 4 Oktober 2021, RSDC Rusun Pasar Rumput merawat 4.111 orang pasien Covid-19. Dari jumlah tersebut, 1.513 orang di antaranya sudah keluar, dengan rincian rujuk ke rumah sakit lain 78 orang, pulang atas permintaan sendiri 2 orang dan selesai isolasi 1.433 orang.

10,5 Juta Warga di Jakarta Sudah Mendapat Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada anak dalam program Vaksinasi Keliling di RPTRA Pulo Besar, Sunter Jaya, Jakarta, Selasa (12/7/2021). Kementerian Kesehatan mengalokasi 20 juta dosis vaksin Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun yang diberikan secara bertahap (merdeka.com/Iqbal S Nugroho
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada anak dalam program Vaksinasi Keliling di RPTRA Pulo Besar, Sunter Jaya, Jakarta, Selasa (12/7/2021). Kementerian Kesehatan mengalokasi 20 juta dosis vaksin Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun yang diberikan secara bertahap (merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan 3T, vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung.

Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 10.493.314 orang (117,4%), dengan proporsi 65% merupakan warga ber-KTP DKI dan 35% warga KTP Non DKI. Sementara jumlah yang divaksin dosis 1 pada Sabtu (2/10/2021) ini sebanyak 19.623 orang.

Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 7.794.962 orang (87,2%), dengan proporsi 66% merupakan warga ber-KTP DKI dan 34% warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 pada Sabtu kemarin sebanyak 25.475 orang.

Pemprov DKI Jakarta menyarankan, untuk melakukan vaksinasi, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi. Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Untuk menemukan tempat vaksinasi, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan "vaksin COVID-19", warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Reporter: Titin Supriatin

Sumber: Merdeka.com

Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5

Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M! (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M! (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel