28 anak TKI penerima beasiswa lanjutkan pendidikan di Indonesia

·Bacaan 2 menit

Sebanyak 28 anak TKI di Sabah, Malaysia mendapatkan beasiswa repatriasi untuk melanjutkan pendidikan tingkat menengah pada beberapa SMA/SMK di Indonesia.

Hal ini disampaikan Pelaksana Fungsi Sosial Budaya KJRI Kota Kinabalu Debbi Oktarossa melalui siaran tertulisnya pada Selasa bahwa program beasiswa bagi anak TKI ini untuk tahun ajaran 2020 dan 2021.

"Berbeda pada tahun-tahun sebelumnya biasanya pemulangan anak TKI yang dapatkan beasiswa pada awal tahun ajaran baru. Tetapi program beasiswa ini untuk tahun 2020 dan 2021 namun baru direalisasikan sekarang karena pandemi COVID-19," ujar dia.

Pemulangan 28 anak TKI penerima beasiswa ini adalah gelombang pertama dengan tujuan DI Yogyakarta sebanyak 11 orang, Jabar (2), Jatim (3) dan Sulsel (10).

Menurut Debbi, pemberangkatan puluhan siswa ini menggunakan jalur udara via Kota Kinabalu Airport menuju Bandara Kuala Lumpur dan terus ke Jakarta pada 18-19 Desember 2021.

Baca juga: Konsulat RI Tawau pantau ujian akhir semester sekolah anak TKI

Baca juga: 243 anak TKI sekolah di Indonesia tiba di Nunukan

"Diperkirakan anak-anak kita ini tiba di Indonesia pada 19-20 Desember 2021," tambah dia. Debbi memberikan motivasi kepada anak-anak TKI yang menerima beasiswa ini agar bekerja keras selama menuntut ilmu di Indonesia.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bersama-sama terlibat dalam kegiatan pemulangan ini. Kami sangat berbahagia akhirnya sampai juga kita pada pemberangkatan tahap 1, dengan segala kondisi dan keterbatasan gerak dalam rangka mematuhi kebijakan pemerintah setempat," ujar Debbi.

Ia menambahkan program ini merupakan akses yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada anak TKI di Malaysia untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Untuk itu diharapkan anak-anak agar dapat bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan sehingga dapat mewujudkan cita-cita, kerjarlah mimpi-mimpi kalian jadilah individu-individu yang membanggakan”, imbuhnya.

Baca juga: Sekolah anak-anak TKI di Sabah,Malaysia dikunjungi pegiat HAM AS

Baca juga: KRI Tawau dorong TKI sekolahkan anak hingga perguruan tinggi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel