28 anak yatim piatu di Tanjungpinang terima santunan dari Kemensos

·Bacaan 2 menit

Sebanyak 28 anak yatim piatu korban COVID-19 di Kota Tanjungpinang, Kepri, menerima santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) dalam bentuk tabungan yang diserahkan Wali Kota Rahma, Selasa (21/12).

Kepala Dinas Sosial Tanjungpinang Achmad Nur Fattah menyampaikan pihaknya telah mengusulkan 59 anak yatim piatu untuk mendapatkan bantuan tersebut, namun yang disetujui Kemensos hanya 28 anak.

Bantuan ini disalurkan dua tahap, yaitu bulan November disalurkan pada Desember 2021, sedangkan Desember akan disalurkan pada Januari 2022. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Bank Mandiri.

"Bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan untuk anak-anak sudah sekolah, sedangkan bayi atau usia 5 tahun ke bawah mendapatkan Rp300 ribu per bulan," jelas Achmad.

Baca juga: Mensos: Bantuan penanganan yatim piatu korban COVID-19 terus jalan

Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyampaikan, pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun berdampak besar terhadap seluruh kehidupan dan bahkan banyak memakan korban jiwa.

Rahma menyampaikan bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada anak-anak yang menjadi korban akibat COVID-19.

"Kita ucapkan terima kasih kepada Kemensos yang telah merealisasikan bantuan tabungan bagi anak-anak yang terdampak COVID-19 di Tanjungpinang," ujar Rahma.

Pemko Tanjungpinang, lanjutnya, juga menyerahkan bantuan sembako bagi anak-anak yatim piatu. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka.

Ia berpesan kepada anak-anak yatim piatu tidak berkecil hati. Harus tetap semangat dan terus belajar untuk meraih cita-cita.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membantu pemulihan ekonomi keluarga anak yatim piatu yang memiliki usaha. Menurutnya, bantuan diberikan berupa alat usaha yang bersumber dari CSR Bank Riau Kepri Syariah.

"Kami akan survei terlebih dahulu untuk mengetahui apa yang dibutuhkan oleh para penerima. Dalam waktu dekat ini, akan direalisasikan," kata Rahma.

Baca juga: Kemensos lakukan pendataan anak yatim piatu korban erupsi Semeru
Baca juga: 1.664 anak yatim piatu korban COVID-19 di Bekasi dapat bantuan sosial

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel