29 Desember 2021: 282 Juta Warga Dunia Tertular COVID-19, Kasus Negara Asia Ini Naik dalam 28 Hari Terakhir

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menjelang akhir tahun 2021, jumlah kasus COVID-19 di dunia terpantau terus bertambah. Menurut data Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University (JHU), 282.840.785 warga dunia terlah terinfeksi Virus Corona jenis tersebut.

Data tersebut juga menunjukkan penambahan kasus baru COVID-19 19.975.378 dalam 28 hari terakhir. Dengan angka kematian 5.414.686, dan 196,879 dalam 28 hari terakhir.

Sementara sudah 9.030.903.247 dosis vaksin COVID-19 yang terdaftar sudah disalurkan, dengan 973.294.748 dosis dalam 28 hari terakhir.

Amerika Serikat (AS) masih menduduki posisi puncak sebagai negara dengan kasus COVID-19 terbanyak sedunia. Diikuti Inggris, Prancis, Jerman, RUsia dalam lima besar.

Sejumlah negara Asia juga tercatat masuk dalam 10 besar negara dengan kasus COVID-19 terbanyak dalam 28 hari terakhir. Berikut ini rinciannya:

  1. Amerika: 4.609.823

  2. Inggris: 2.120.952 |

  3. Prancis: 1.652.254

  4. Jerman: 1.135.832

  5. Spanyol: 868.113

  6. Rusia: 789.412

  7. Italia: 727,865

  8. Turki: 569.811

  9. Polandia: 524.654

  10. Afrika Selatan: 456.482

Dalam daftar 10 besar negara dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia tersebut, didapati ada satu negara Asia di posisi delapan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Israel Akan Cabut Larangan Kunjungan Berisiko COVID-19 dari 55 Negara

Ilustrasi Bendera Israel dan Yerusalem (AFP)
Ilustrasi Bendera Israel dan Yerusalem (AFP)

Israel akan mencabut larangan perjalanan berisiko COVID-19 ke 55 negara, kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (28/12).

Kelonggaran yang diberikan, tergantung pada persetujuan kabinet dan komite parlemen Israel, akan mulai berlaku pada Kamis (30/12), kata kementerian itu.

Sebagian besar negara Afrika akan dikeluarkan dari daftar larangan, demikian dikutip dari laman Xinhua, Rabu (29/12/2021).

Serta beberapa negara Eropa, termasuk Jerman, Denmark, Italia, Swedia, Irlandia, Belgia, Finlandia dan Norwegia, tambahnya.

Namun, Meksiko akan ditambahkan ke daftar dan diberi label "merah", bergabung dengan Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Ethiopia, Inggris, Afrika Selatan, Hungaria, Tanzania, Nigeria, Spanyol, Portugal, Prancis, Kanada, Swiss, dan Turki.

Warga Israel yang kembali dari negara-negara terlarang, termasuk yang divaksinasi COVID-19 dan yang baru saja pulih, harus memasuki karantina setidaknya selama tujuh hari.

Selengkapnya di sini...

Infografis 5 Cara Tidak Tertular COVID-19 dari Orang Tanpa Gejala

Infografis 5 Cara Tidak Tertular Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (Liputan6.com/Niman)
Infografis 5 Cara Tidak Tertular Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel