Update 29 Oktober: 44,3 Juta Orang di Dunia Positif COVID-19, 29,9 Juta Pulih

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Kepulauan Marshall di Pasifik telah mengonfirmasi kasus pertama Virus Corona COVID-19.

Dikutip dari Channel News Asia, Kamis (29/10/2020) kasus pertama Virus Corona itu mengakhiri status Kepulauan Marshall sebagai salah satu dari sedikit negara di dunia yang bebas COVID-19.

Pada 28 Oktober 2020, pemerintah Kepulauan Marshall mengumumkan bahwa dua pekerja di garnisun Angkatan Darat AS di Atol Kwajalein telah dites positif COVID-19.

Dua pekerja tersebut diketahui tiba dengan penerbangan militer dari Hawaii pada 27 Oktober 2020.

Namun, pemerintah juga menekankan bahwa dua pekerja itu - seorang wanita berusia 35 tahun dan pria berusia 46 tahun - tidak berkontak dengan warga setempat selama mereka berada di wilayah Kepulauan Marshall.

"Kami dapat meyakinkan publik bahwa ini adalah kasus (COVID-19) yang terjadi di perbatasan yang ketat dan ditemukan saat orang-orang itu tengah di karantina, di mana mereka tetap berada di sana sampai saat ini," terang Kepala Sekretaris Kepulauan Marshall, Kino Kabua dalam sebuah pernyataan.

Dua warga AS yang dites positif di Kepulauan Marshall itu sebelumnya telah menjalani tes swab dengan hasil negatif sebelum meninggalkan Hawaii dan keduanya tidak menunjukkan gejala, menurut Kabua.

Kabua juga menjelaskan bahwa perempuan asal AS itu sebelumnya telah mengalami COVID-19 pada akhir Juli 2020 dan tes sedang dilakukan untuk melihat jika kasus yang dialaminya beriwayat, dan tidak menular - sementara seorang pria yang juga tiba di Kepulauan Marshall bersamanya tidak memiliki riwayat infeksi COVID-19.

Sementara itu, negara-negara pulau terpencil dan teritori seperti Kiribati, Mikronesia, Nauru, Palau, Samoa, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu diyakini masih bebas dari Virus Corona.

Infeksi Virus Corona COVID-19 di seluruh dunia pada hari Kamis per pukul 09.22 WIB telah mencapai 44.393.629 kasus. 29.985.093 di antaranya telah dinyatakan sembuh berdasarkan COVID-19 Dashboard by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University.

1.172.745 orang di dunia tercatat telah meninggal dunia akibat COVID-19, seperti dikutip dari gisanddata.maps.arcgis.com.

Prancis Tercatat Miliki 1,2 Juta Kasus COVID-19

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona. (Liputan6.com/Abdillah)

Data Johns Hopkins University juga menunjukkan bahwa India berada di posisi teratas untuk pasien pulih yakni 7.259.509 lalu Brasil sebanyak 4.947.777.

AS, negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbesar di dunia, saat ini tercatat memiliki 8.855.180 infeksi dengan 3.518.140 pasien pulih.

Negara Bagian New York mencatat jumlah pasien sembuh COVID-19 terbanyak di AS, yaitu 79.366 orang pulih.

India, Brasil, Rusia, dan Prancis saat ini tercatat sebagai negara dengan kasus infeksi terbesar setelah AS.

India berada di posisi kedua dengan jumlah infeksi Virus Corona COVID-19 terbesar di dunia, sebanyak 7.990.322 kasus.

Selanjutnya, pasien COVID-19 terbesar ketiga tercatat di Brasil, sebanyak 5.468.270 kasus.

Sementara di Rusia, 1.553.028 orang dinyatakan positif terkena Virus Corona COVID-19, dan 1.164.915 pulih.

Prancis, yang berada di posisi kelima untuk kasus terbanyak, tercatat memiliki 1.280.215 infeksi dan 119.413 orang sembuh.

Infografis Meredam Kepanikan Wabah Virus Corona

Ilustrasi Virus Corona. (Bola.com/Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Bola.com/Pixabay)

Saksikan Video Berikut Ini: