3 Alasan Mengapa Kekalahan Manchester United dari West Ham di Carabao Cup adalah Pukulan Telak

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - West Ham United sukses balas dendam terhadap Manchester United pada laga ronde ketiga Carabao Cup hari Kamis (23/09/2021) dini hari WIB. Setan Merah tidak boleh permisif atas kekalahan ini karena sejumlah pertimbangan.

Bertanding di Old Trafford, West Ham United berhasil menang tipis atas Manchester United dengan skor 1-0. Untuk diketahui akhir pekan lalu, secara dramatis, The Hammers dikalahkan Setan Merah 1-2 di Premier League.

Pada ajang Carabao Cup ini, Manchester United mengistirahatkan banyak pemain pilar. Tidak ada nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, Raphael Varane, Luke Shaw sampai Brunno Fernandes.

Tapi manajer Ole Gunnas Solskjaer memainkan pelapis dengan nama besar. Sebut saja Jadon Sancho, Juan Mata, Jesse Lingard dan Anthony Martial.

Sayang mereka gagal memberikan kontribusi positif. West Ham United keluar sebagai pemenang berkat gol semata wayang Manuel Lanzini pada menit ke-9.

Lanzini berdiri bebas saat rekannya mengirim umpan tarik lalu melepaskan tembakan ke gawang Manchester United yang kali ini dikawal Dean Henderson. Skor 1-0 bertahan sampai akhir.

Sebagian fans Manchester United mungkin tidak memedulikan kekalahan dari West Ham di Carabao Cup, namun Bola.com telah merangkum empat alasan mengapa hasil tersebut merupakan pukulan telak buat Jesse Lingard dkk.

Kans Meraih Trofi

Namun MU kesulitan untuk menciptakan gol karena Alphonse Areola bermain gemilang lewat enam penyelamatan. (AP/Dave Thompson)
Namun MU kesulitan untuk menciptakan gol karena Alphonse Areola bermain gemilang lewat enam penyelamatan. (AP/Dave Thompson)

Carabao Cup bisa jadi adalah kompetisi terdekat dan paling realistis bagi Manchester United guna memenangi trofi yang telah lama tidak mampir ke Old Trafford. Bukankah itu yang dibutuhkan Solskjaer saat ini?

United memang masih berpeluang meraih juara Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions. Namun, tentu kans tersebut tidaklah mudah.

Menilik ucapan Bruno Fernandes bahwa yang ia dan United butuhkan saat ini adalah sebuah trofi, jelas kekalahan di Carabao Cup patut disayangkan.

Noda di Old Trafford

Tapi manajer Ole Gunnas Solskjaer memainkan pelapis dengan nama besar. Sebut saja Jadon Sancho, Juan Mata, Jesse Lingard dan Anthony Martial. (AP/Dave Thompson)
Tapi manajer Ole Gunnas Solskjaer memainkan pelapis dengan nama besar. Sebut saja Jadon Sancho, Juan Mata, Jesse Lingard dan Anthony Martial. (AP/Dave Thompson)

West Ham untuk kali pertama sejak 2007, berhasil mengalahkan Manchester United di Old Trafford. Jika mengingat lagi, laga tahun 2007 adalah momen di mana pemain West Ham, Carlos Tevez mencetak gol ke gawang Manchester United dan menyelamatkan tim dari jeratan degradasi.

West Ham juga untuk kali pertama mengalahkan Manchester United di sebuah turnamen sejak kemenangan tahun 2001 di ajang Piala FA. Kala itu Paolo di Canio jadi pahlawan tim.

Manchester United harus kembali puasa gelar ajang Carabao Cup lebih lama lagi. Setan Merah kali terakhir juara ajang ini pada tahun 2017.

Kedalaman Skuad Tidak Merata

Pemain West Ham United Alex Kral (kiri) dan Jarrod Bowen (kanan) mendekati bek Manchester United (MU), Victor Lindelof pada Piala Liga Inggris 2021/2022 di Old Trafford, Kamis (23/9/2021) dini hari WIB. MU disingkirkan West Ham United setelah kalah di kandang sendiri 0-1. (Oli SCARFF/AFP)
Pemain West Ham United Alex Kral (kiri) dan Jarrod Bowen (kanan) mendekati bek Manchester United (MU), Victor Lindelof pada Piala Liga Inggris 2021/2022 di Old Trafford, Kamis (23/9/2021) dini hari WIB. MU disingkirkan West Ham United setelah kalah di kandang sendiri 0-1. (Oli SCARFF/AFP)

Lagi-lagi, fans Manchester United tidak bisa beralasan bahwa kekalahan ini wajar mengingat Solskjaer menurunkan 100 persen pemain lapis kedua.

Satu hal yang perlu dicatat, West Ham pun memainkan hampir 100 persen pemain yang berbeda dibandingkan dengan komposisi di Liga Inggris. Hanya Jarod Bowen saja yang turun sejak menit awal.

Pemain-pemain kunci seperti Said Benrahma, Declan Rice, hingga Michail Antonio tidak diturunkan. Bahkan Ben Johnson yang berposisi asli sebagai bek kanan dimainkan di posisi bek tengah.

Solskjaer memainkan Bruno Fernandes pada pertengahan babak kedua karena panik skor 1-0 untuk kemenangan West Ham urung berubah. Akan tetapi, hingga peluit panjang tidak ada gol yang bersarang di kiper kedua The Hammers, Alphonse Areola.

Persaingan Liga Inggris 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel