3 Andalan Bhayangkara FC yang Bisa Merepotkan Madura United di Pekan Ketiga BRI Liga 1

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Madura United masih berada di peringkat ke-13 klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022 setelah hanya mampu dua kali bermain imbang. Pada pekan ketiga, Laskar Sapeh Kerap – julukan Madura United akan menghadapi lawan yang tangguh, yaitu Bhayangkara FC.

Saat ini, Bhayangkara FC berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan empat poin. Dalam pertandingan pekan kedua kontra Arema FC, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1.

Menghadapi Madura United, skuad asuhan Paul Munster itu tidak akan diperkuat oleh TM Ichsan yang absen lantaran mendapatkan akumulasi kartu saat menghadapi Arema.

Namun, tanpa kehadiran pemain kelahiran Bireuen tersebut, kekuatan The Guardians tidak akan tereduksi terlalu banyak. Paul Munster masih memiliki sederet pemain berbahaya yang bisa mengancam gawang Madura United yang dikawal M. Ridho.

Dari data yang ada, Bhayangkara FC cukup mendominasi jalannya pertandingan meskipun hanya bermain dengan 10 pemain saja. Misalnya saja dari segi penguasaan bola, Bhayangkara FC unggul dengan 53 persen. Selain itu, mereka juga unggul dalam umpan sukses dengan 248 kali umpan sukses.

Lantas siapa saja pemain Bhayangkara FC yang bisa menjadi momok menakutkan bagi Madura United? Berikut ulasannnya:

Ezechiel Ndouasel

Ezechiel N'Douassel. Striker Bhayangkara FC asal Chad berusia 33 tahun ini didatangkan dari Persib Bandung pada 22 Januari 2020 dan sempat mmperkuat timnya berlaga di Piala Menpora 2021. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Ezechiel N'Douassel. Striker Bhayangkara FC asal Chad berusia 33 tahun ini didatangkan dari Persib Bandung pada 22 Januari 2020 dan sempat mmperkuat timnya berlaga di Piala Menpora 2021. (Foto: Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Kalau dihitung hingga pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022, mantan penyerang Persib Bandung ini bisa menjadi ancaman bagi pertahanan Madura United.

Konsistensinya dalam dua pertandingan pertama Bhayangkara FC membuahkan tiga gol dan menempatkannya sebagai top scorer sementara bersama dengan penyerang Persiraja Banda Aceh, Paulo Henrique.

Lini belakang Madura United yang di komando Jaimerson Xavier harus berhati-hati dengan Eze. Salah sedikit saja, bisa fatal akibatnya. Selain kekuatan di kedua kakinya, Eze juga kuat dalam duel udara. Dua dari tiga gol yang sudah dilesakkannya musim ini, berasal dari sundulan kepala.

Saat masih berkostum Persib, pemain kelahiran N'Djamena, Chad, tersebut mengemas 31 gol dalam 62 penampilannya. Jika tampil konsisten hingga pekan ke-34 BRI Liga 1, bukan tidak mungkin dia menjadi kandidat kuat top scorer.

Renan Silva

Renan Silva layak didaulat sebagai pemain terbaik dalam laga Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta setelah mencetak satu gol dan satu assist. (Bola.com/Yoppy Renato)
Renan Silva layak didaulat sebagai pemain terbaik dalam laga Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta setelah mencetak satu gol dan satu assist. (Bola.com/Yoppy Renato)

Kondisinya fisiknya bisa dikatakan cukup prima. Dalam dua pertandingan, gelandang berpaspor Brasil ini “hanya” bermain selama 90 menit pada waktu penuh. Perinciannya Renan bermain 80 menit menghadapi Persiraja di pekan pertama dan 10 menit menghadapi Arema FC.

Jelas saja kondisinya bisa cukup prima ketika menghadapi Madura. Paul Munster sempat mengungkapkan jika Renan Silva dicadangkan karena alasan taktik.

Tapi, taktiknya kurang berhasil karena Bhayangkara FC tidak bisa melanjutkan tren kemenangan. Sebagai seorang gelandang, Renan rajin mencetak gol.

Ketika dulu memperkuat Persija, dia bermain 13 kali setelah direkrut pada putaran kedua Liga 1 2018. Empat assist berhasil dibukukannya.

Penampilan lebih impresif terjadi saat berseragam Borneo FC di Liga 1 2019. Dalam 30 pertandingan, dia mengoleksi 12 gol dan menjadi pemain terbaik musim tersebut.

Anderson Salles

Bek Bhayangkara FC, Anderson Salles, mengontrol bola saat melawan Perseru Badak Lampung FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (16/8). Bhayangkara FC takluk 0-1 dari Badak Lampung FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Bhayangkara FC, Anderson Salles, mengontrol bola saat melawan Perseru Badak Lampung FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Jumat (16/8). Bhayangkara FC takluk 0-1 dari Badak Lampung FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebagai palang pintu asing milik Bhayangkara FC, Anderson Salles baru bermain satu kali saat menghadapi Arema FC. Namun, potensi bermain untuk menghadapi Madura United cukup besar.

Kebetulan beberapa pemain belakang seperti Jajang Mulyana dan Hansamu Yama Pranata sudah menerima satu kartu kuning.

Dengan tinggi 181 cm dan bertubuh gempal, Anderson Salles bisa jadi momok untuk Rafael Silva. Jangan sampai Madura United membuat pelanggaran di depan kotak penalti. Sebab dia bisa menjadi eksekutor bola mati yang handal.

Sudah banyak gol yang dia ciptakan dari sepakan bebas keras dari jarak jauh.

Posisi Bhayangkara FC di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel