3 Bintang Bundesliga yang Bersimpati pada George Floyd

Jakarta - Beberapa bintang Bundesliga melakukan aksi simpati pada George Floyd. Mereka tak mau ketinggalan untuk menunjukkan solidaritasnya pada salah satu penduduk kota Minneapolis itu.

George Floyd merupakan warga negara Amerika Serikat yang meninggal dunia di tangan seorang anggota polisi Minneapolis, Derek Chauvin, Senin (24/5/2020). Dia ditangkap karena diduga menggunakan uang palsu ketika berbelanja di sebuah swalayan.

Floyd diringkus dengan cara lehernya ditekan dengan lutut oleh Chauvin karena dianggap melawan petugas. Mengalami tindakan kekerasan selama lebih dari delapan menit, pria kulit hitam tersebut dinyatakan meninggal dunia pada usia 46 tahun.

Kematian Flyod menimbulkan kemarahan warga Amerika Serikat. Demo besar-besaran menuntut keadilan untuk George Floyd terjadi di Minneapolis serta sejumlah negara bagian Amerika Serikat.

Aksi solidaritas untuk Floyd juga merambah hingga ke sepak bola. Sejumlah pemain Bundesliga menuntut keadilan untuk George Floyd. Siapa saja mereka? Berikut ini adalah ulasannya.

Weston McKennie

Pemain FC Schalke 04, David Weston McKennie menghadiri sesi pelatihan di Gelsenkirchen, Jerman (29/4/2020). Meski ada larangan pertemuan besar hingga Agustus untuk melawan pandemi Covid-19, para pejabat sepakbola berharap untuk memulai kembali liga tanpa penonton di bulan Mei. (AP/Martin Meissner)

Gelandang Timnas Amerika Serikat, Weston McKennie, memakai ban kapten bertulis 'Justice for George'. Aksi tersebut dilakukan McKennie ketika memperkuat Schalke 04 pada laga kontra Werder Bremen di Veltins-Arena, Sabtu (30/5/2020).

"Dapat menggunakan platform saya (Twitter) untuk menyuarakan masalah yang telah lama terasa menyenangkan!!! Kita harus membela apa yang kita yakini dan saya percaya inilah saatnya kita didengar," tulis McKennie di akun Twitter-nya.

Jadon Sancho

Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, memperlihatkan kaus bertuliskan 'Justice for George Floyd' ketika membobol gawang SC Paderborn, pada laga pekan ke-29 Bundesliga, Minggu (31/5/2020). (AFP/Lars Baron/POOL)

Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, juga menuntut keadilan untuk George Floyd ketika bersua SC Paderborn, pada laga pekan ke-29 Bundesliga, Minggu (31/5/2020). Selepas membobol gawang Paderborn pada menit ke-57, Sancho memperlihatkan kaus bertuliskan 'Justice for George Floyd'.

"Hattrick profesional pertama. Saat yang pahit secara pribadi, karena ada banyak hal penting yang terjadi di dunia saat ini yang harus kita tangani dan bantu untuk membuat perubahan," tulis Sancho di akun Twitternya.

"Kita harus bersatu sebagai satu dan memperjuangkan keadilan. Kita lebih kuat bersama!" lanjutnya.

Achraf Hakimi

Pemain Borussia Dortmund, Achraf Hakimi, melakukan selebrasi usai membobol gawang Inter Milan pada laga Liga Champions 2019 di Stadion Signal Iduna Park, Selasa 926/11). Borussia Dortmund menang 3-2 atas Inter Milan. (AP/Martin Meissner)

Rekan setim Jadon Sancho, Achraf Hakimi juga melakukan hal yang serupa. Hakimi memperlihatkan kaus bertuliskan 'Justice for George Floyd' saat merayakan gol keempat Borussia Dortmund pada menit ke-85.

"Bersama-sama kita akan mengalahkan rasialisme! Keadilan," tulis Hakimi di akun Twitter nya.

Marcus Thuram

Penyerang Borussia Monchengladbach, Marcus Thuram, merayakan golnya ke gawang Union Berlin pada menit ke-41 dengan cara berlutut dan berdoa untuk George Flyod, Minggu (31/5/2020). (AFP/Martin Meissner / POOL)

Penyerang Borussia Monchengladbach, Marcus Thuram, turut menuntut keadilan untuk George Floyd. Thuram merayakan golnya ke gawang Union Berlin pada menit ke-41 dengan cara berlutut dan berdoa untuk Flyod.

"Bersama adalah cara kita bergerak maju, bersama adalah cara kita melakukan perubahan," tulis putra legenda Timnas Prancis, Lilian Thuram, itu di akun Twitter-nya.

Sumber: Twitter

Disadur dari: Bola.com (penulis Rizki H, published 1/6/2020)