3 Cara Hilangkan Bau Apek dan Keringat di Pakaian yang Sudah Dicuci

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi Mencuci Pakaian Credit: pexels.com/pixabay

Liputan6.com, Jakarta Pernah nggak sih kamu merasa bahwa pakaianmu tetap mengeluarkan aroma tak sedap alias bau, meski sudah dicuci? Mungkin kamu penasaran mengapa pakaian yang sudah dicuci itu, bukannya wangi malah justru tetap bau keringat, terutama di bagian ketiak.

Bau keringat pada pakaian yang sudah dicuci tetap menempel karena adanya asam butirat. Ini merupakan zat organik dari hasil pemecahan lemak menjadi keringat dan menempel di pakaian.

Ya, asam butirat secara terus menerus mengeluarkan molekul bau dan bekerja aktif saat pakaian hangat. Jadi setelah dicuci bahkan diseterika, pakaianmu tetap saja bau keringat.

Nah yang harus kamu tahu, asam butirat ini nggak bisa dihilangkan seluruhnya saat mencuci. Alhasil ketika melalui proses pencucian, aroma keringat akan kembali lagi.

Jika demikian, apakah ada cara untuk mencegah bau keringat agar nggak nempel lama dipakaian meski sudah dicuci? Berikut tiga cara mencegahnya:

1. Rutin Bersihkan Ketiak

Jika kamu adalah tipe orang yang aktif mengeluarkan keringat, mulailah untuk mencuci atau membasuh area ketiakmu sehari sekali. Dengan cara ini, tubuh akan menghempaskan bakteri penyebab bau keringat dan mencegah bau keringat masuk ke pakaianmu. Jangan lupa, gunakan deodoran yang cocok untuk jenis kulitmu dan yang ampuh menghilangkan bau keringat.

2. Sekali Pakai Saja

Ada baiknya kamu menggunakan pakaian hanya satu kali. Artinya, hindari menggunakan pakaian dua atau bahkan tiga kali dan sering-seringlah mencucinya. Dengan begitu, kamu dapat mencegah asam butirat menumpuk di pakaian.

3. Gunakan Detergen yang Tepat

Ini juga menjadi salah stu hal yang wajib dipertimbangkan sebelum mencuci pakaian. Ya, detergen yang kamu gunakan umumnya memiliki zat khusus yang efektif menghilangkan noda pakaian dan bau keringat alias aroma tak sedap.

Oleh karena itu, pastikan kamu memilih produk yang memiliki formula anti bau apek dan keringat, sehingga efektif dan efisien untuk menghilangkan molekul bau yang sudah menembus jauh ke dalam serat pakaian.

(*)