3 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Menemukan Makna Hidup dan Tak Gampang Gelisah

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Pada titik tertentu dalam hidup kita, kerap kita merasa seakan hilang arah. Kita merasa gelisah karena hidup yang dijalani seakan tidak bermakna. Ada rasa hampa yang terus membayangi diri. Bahkan rasanya sudah tak punya harapan untuk melanjutkan hidup lagi.

Bila kita sering merasa gelisah dan tak tenang, cobalah untuk ambil jeda sejenak. Cobalah untuk meluangkan waktu untuk beristirahat sebentar. Lalu, perlahan temukan kembali makna hidupmu. Mengutip buku Yes to Life, dalam pandangan Viktor E. Frankl yang dikenal sebagai pencetus Logoterapi, ada tiga cara utama yang bisa dilakukan untuk memenuhi makna hidup. Selengkapnya, langsung saja simak uraian berikut ini, ya.

TERKAIT: 5 Alasan Tampil Biasa-Biasa Saja Membuatmu Makin Penuh Pesona

TERKAIT: 5 Alasan Perempuan Berhak Sukses Sesuai Versinya Sendiri

TERKAIT: 5 Tanda Dirimu Perempuan Pemberani yang Tak Mudah Diremehkan Orang Lain

1. Melalui Tindakan (Aksi)

Cara pertama adalah melalui tindakan atau aksi. Sebagai contoh, menciptakan sebuah karya, bisa dalam bentuk seni atau kegiatan apa pun yang dicintai. Kita bisa melakukan kegiatan yang kita cintai dan membuat sesuatu yang akan bertahan lebih lama dari usia kita. Selain itu, karya atau sesuatu yang kita buat itu bisa terus memberikan manfaat.

2. Menghargai atau Mencintai

Ilustrasi/Shutterstock.com/Butsaya
Ilustrasi/Shutterstock.com/Butsaya

Makna hidup bisa ditemukan saat kita menghargai alam, karya seni, atau cukup dengan mencintai seseorang. Misal, saat kita sedang merasa jenuh atau merasa hampa, luangkan waktu sejenak untuk mengunjungi tempat baru dan hadirkan perasaan untuk menghargai dan mengapresiasi semua yang dilihat dan dirasakan. Atau bisa juga dengan mencoba untuk lebih dalam mencintai seseorang, entah itu orangtua, saudara, kerabat, sahabat, atau bisa juga pasangan hidup.

3. Beradaptasi dengan Batas-Batas yang Tak Terhindarkan

Kita bisa menemukan makna hidup saat kita beradaptasi dan merespons batas-batas yang tak terhindarkan atas kemungkinan-kemungkinan hidupnya. Contohnya, saat menghadapi kematian seseorang yang sangat kita cintai, kita perlu menerimanya dengan lapang dada. Lalu, perlahan memulihkan diri dengan melakukan hal-hal atau penyesuaian-penyesuaian baru untuk bisa melanjutkan hidup dengan lebih baik lagi.

Kita bisa menemukan makna hidup melalui tindakan-tindakan kita, lewat mencinta, bahkan lewat penderitaan. Semoga kita semua bisa menemukan makna hidup kita, ya. Dengan begitu, kita bisa senantiasa termotivasi untuk menjalani hidup dengan baik dari waktu ke waktu.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel