3 Doa Saat dan Setelah Adzan Berkumandang

Donny Adhiyasa
·Bacaan 3 menit

VIVA – Terkait dengan adzan, banyak sekali peluang yang bisa kita dapat untuk meraih pahala. Hal itu dapat dimulai dari sejak adzan berkumandang, kita diperintah oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menjawab seruan adzan.

Kemudian setelah itu kita bisa bersholawat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu membaca doa setelah adzan yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Dan disinilah kita dapat bertemu dengan salah satu waktu mustajab untuk berdoa, yaitu antara adzan dengan iqomah. Sungguh banyak peluang yang bisa kita dapatkan dari adzan ini, dan setiap hari ada 5 adzan yang dikumandangkan.

Artinya ada 5 peluang kita untuk bisa meraih pahala. Dari ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika muazin mengucapkan Allahu Akbar, Allahu Akbar, maka salah seorang di antara kalian hendaklah mengucapkan Allahu Akbar, Allahu Akbar. Kemudian jika muazin mengucapkan Asyhadu alla ilaha illallah, maka hendaklah yang mendengar mengucapkan Asyhadu alla ilaha illallah. Kemudian jika muazin mengucapkan Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah, maka hendaklah yang mendengar mengucapkan Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Kemudian jika muazin mengucapkan Hayya ‘alash shalah, maka hendaklah yang mendengar mengucapkan Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Kemudian jika muazin mengucapkan Hayya ‘alal falah, maka hendaklah yang mendengar mengucapkan Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Kemudian jika muazin mengucapkan Allahu Akbar, Allahu Akbar, maka hendaklah yang mendengar mengucapkan Allahu Akbar, Allahu Akbar. Kemudian jika muazin mengucapkan Laa ilaha illallah, maka hendaklah yang mendengar mengucapkan Laa ilaha illallah. Jika diucapkan seperti tadi dari dalam hati, maka yang mengucapkannya (menjawabnya) akan masuk surga.” (HR. Muslim, dalam shahih muslim I/289 no. 385)

Dari hadist berikut, kita dapat mengetahui bagaimana cara menjawab seruan adzan. Dan jika kita perhatikan akhir dari hadist tersebut, yaitu siapa yang mengucapkannya (yang menjawab adzan dengan hati yang tulus), maka balasannya adalah surga.

Setelah adzan selesai dikumandangkan, Selanjutnya ada amalan yang dapat kita kerjakan:

1. Sholawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa ala Ali Sayyidina Muhammad.

Artinya : “Ya Allah semoga rahmat senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad dan juga kepada Keluarga Nabi Muhammad.”

Membaca shollawat kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kita lakukan dengan sendiri-sendiri tanpa dikeraskan, dan tanpa menggunakan pengeras suara.

2. Membaca doa setelah adzan
Membaca doa setelah adzan yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah sunnah. Adapun bacaan doa setelah adzan yaitu;

"Allaahumma robba haadzihid da'watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, 'aaliyatar rofii'ah, wab'atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa'adtah, innaka laa tukhliful mii'aadz."

Artinya: "Yaa Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan ini, berikanlah dengan limpah karuniaMu kepada Nabi Muhammad kedudukan dan keutamaan (paling tinggi) dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji yang telah engkau janjikan."

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila kalian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan muazin. Kemudian bershalawatlah kalian kepadaku. Karena siapa saja yang bershalawat kepadaku satu kali shalawat, Allah pasti memberikan kesejahteraan kepadanya sepuluh kali lipat. Kemudian mintakanlah kepada Allah wasilah untukku, karena ia adalah satu kedudukan di surga yang tidak layak kecuali untuk seorang hamba Allah, dan aku berharap akulah hamba Allah itu. Barangsiapa yang memintakan untukku wasilah, ia pasti mendapatkan syafa’at.” (HR. Muslim, no. 384)

3. Berdoa diantara adzan dan iqomah
Waktu antara adzan dan iqomah adalah waktu yang mustajab untuk berdoa kepada Allah. Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila kajian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muazin.” (HR. Bukhari, no. 611; Muslim, no. 383).

Diantara adzan dan iqomah ini, anda dapat mengangkat tangan anda dan berdoa kebaikan apapun yang anda inginkan. Mintalah kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya.
Laporan: Prima Nadia Rahayu