3 Fakta Dibalik Hasil Imbang Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Bola.com, Bandung - Timnas Indonesia menjalani laga uji coba FIFA Matchday dengan menjamu Bangladesh. Laga itu berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Rabu (1/6/2022).

Tim asuhan Shin Tae-yong tampil dominan dalam pertandingan ini. Namun, Timnas Indonesia gagal mengalahkan Bangladesh. Di akhir laga skor 0-0 tetap menghiasi papan skor Si Jalak Harupat.

Hasil ini tentu menjadi persiapan yang kurang baik bagi Timnas Indonesia. Diketahui mulai 8 Juni 2022 nanti, Tim Garuda akan menjalani babak kualifikasi Piala Asia 2023 fase ketiga.

Di fase tersebut, Timnas Indonesia ada di Grup A. Mereka akan bersaing dengan Nepal, Yordania, dan Kuwait.

Bola.com, mencatat ada tiga fakta menarik mengenai hasil imbang antara Timnas Indonesia melawan Bangladesh di laga ini. Simak ulasannya di bawah ini.

Debut Spesial Marc Klok

<p>Marc Klok sempat membuat blunder di kotak penalti hingga Timor Leste mendapat hadiah penalti. Beruntung, kiper Ernando Ari Sutaryadi mampu mementahkan tendangan penalti pemain Timor Leste. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Marc Klok sempat membuat blunder di kotak penalti hingga Timor Leste mendapat hadiah penalti. Beruntung, kiper Ernando Ari Sutaryadi mampu mementahkan tendangan penalti pemain Timor Leste. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Laga ini jadi laga debut spesial bagi Marc Klok di Timnas Indonesia senior. Kok bermain penuh selama 90 menit.

Ia mampu mengawal lini tengah Garuda dengan cukup baik. Tak hanya jadi distributor bola, pemain Persib Bandung itu juga piawai memutus serangan lawan.

Menariknya, di babak kedua Klok mendapatkan kehormatan menjadi kapten. Itu terjadi setelah Fachruddin Aryanto ditarik keluar di awal babak kedua.

Sayangnya, debut klok bersama Timnas Indonesia senior tak berbuah kemenangan. Hanya hasil imbang yang diperoleh dari laga ini.

Kembali Hadirnya Suporter

Aksi suporter Timnas Indonesia yang menyaksikan langsung duel kontra Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/Muhammad Faqih)
Aksi suporter Timnas Indonesia yang menyaksikan langsung duel kontra Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB. (Bola.com/Muhammad Faqih)

Laga yang berlangsung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini juga spesial. Sebab, ini kali pertama pertandingan sepak bola resmi di Indonesia bisa dihadiri penonton.

Panitia pertandingan menyiapkan sembilan ribu tiket untuk pertandingan ini. Menariknya, sebanyak 8.600an tiket berhasil terjual.

Para penonton pun dengan rapi menempati tribune sisi barat dan timur Stadion Si Jalak Harupat. Mereka tanpa lelah terus mendukung perjuangan Marselino Ferdinan dan kolega di sepanjang laga.

Di laga itu, tribune yang diisi penonton memang hanya di sisi barat dan timur saja. Sementara di sisi utara dan selatan sengaja dikosongkan.

Asnawi Cedera

<p>Timnas Garuda Muda gagal menambah gol hingga babak pertama usai. Asnawi Mangkualam dkk terlihat kurang tenang dan tidak efektif dalam penyelesaian akhir. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)</p>

Timnas Garuda Muda gagal menambah gol hingga babak pertama usai. Asnawi Mangkualam dkk terlihat kurang tenang dan tidak efektif dalam penyelesaian akhir. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Ada satu fakta lain dari laga ini. Yakni cederanya bek kanan andalan Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam.

Bek berusia 22 tahun itu ditarik keluar pada akhir babak pertama. Posisinya digantikan oleh Koko Ari Araya.

Sebelum ditarik keluar, Asnawi tampak menangis. Ia memegangi bagian belakang paha kanannya.

Cedera ini tentu jadi kabar buruk bagi Timnas Indonesia. Apalagi sepekan lagi akan ada Kualifikasi Piala Asia 2023 yang harus dijalani Tim Garuda.

Skor Imbang

<p>FIFA Matchday - Timnas Indonesia Vs Bangladesh (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

FIFA Matchday - Timnas Indonesia Vs Bangladesh (Bola.com/Adreanus Titus)

Adapun skor imbang tanpa gol alias 0-0 menjadi hasil akhir pertandingan antara Timnas Indonesia kontra Bangladesh. Tim besutan Shin Tae-yong gagal mengkonversi banyaknya peluang menjadi gol.

Timnas Indonesia punya banyak peluang, terutama di babak kedua. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dari Irfan Jaya dkk. membuat Indonesia tak bisa mengalahkan Bangladesh, yang secara peringkat jauh di bawah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel