3 Fakta Ernando Ari Sutaryadi: Kiper Persebaya yang Ingin Direkrut PSIS

Bola.com, Surabaya - PSIS Semarang sedang ramai dibicarakan dalam jagat transfer pemain Liga 1. Klub berjulukan Laskar Mahesa Jenar itu disebut tertarik untuk merekrut Ernando Ari Sutaryadi, kiper milik Persebaya Surabaya.

Kiper berusia 20 tahun itu masih memiliki kontrak bersama Bajul Ijo. Namun, PSIS disebut siap menebusnya alias menggelontorkan uang transfer. Hal ini tentu dilandasi oleh kualitas Ernando yang tampil apik bersama Persebaya Surabaya maupun Timnas Indonesia.

Nama Ernando sendiri mulai muncul secara nasional dengan membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo. Dia menjadi sosok kunci dalam raihan itu karena laga final ditentukan lewat adu penalti.

Pada akhirnya, Timnas Indonesia U-16 menang 4-3 atas Thailand dalam adu tos-tosan itu setelah bermain imbang 1-1 selama 80 menit pertandingan. Tak hanya melakukan penyelamatan penting, dia pun menjadi kapten tim dalam laga puncak tersebut.

Tantangan Bersaing di Persebaya

Kiper Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2018, Ernando Ari Sutaryadi. (Bola.com/Aditya Wany)
Kiper Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2018, Ernando Ari Sutaryadi. (Bola.com/Aditya Wany)

Setelah turnamen itu Ernando bergabung ke skuat Persebaya U-20 pada awal 2019. Mulai 2020, Ernando dipromosikan ke tim senior Persebaya Surabaya.

Tapi, tantangannya tidak mudah karena ada dua kiper berpengalaman lainnya. Mereka adalah Rivky Mokodompit dan Angga Saputro.

Liga 1 2020 tidak berjalan mulus dan Ernando belum sempat membukukan penampilan akibat pandemi COVID-19. Seluruh kompetisi sepak bola terpaksa mandeg dan baru mulai lagi pada pertengahan 2021.

Jelang Liga 1 2021/2022, Persebaya mendatangkan kiper yang lebih senior juga, yakni Satria Tama. Dari kondisi ini saja sudah terlihat bahwa Ernando harus bersaing.

Maklum saja, Satria Tama adalah eks Timnas Indonesia U-23 yang meraih medali perunggu SEA Games 2017. Dia juga kiper utama Timnas Indonesia U-23 saat menjuarai Piala AFF U-23 2019 di Kamboja.

Nasib Mujur

Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi menendang bola saat melawan Borneo FC dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (04/09/2021). Persebaya kalah 1-3. (Foto: Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Nasib mujur mendatangi Ernando. Satria Tama mengalami cedera dan harus absen sepanjang musim 2021/2022. Alhasil, Ernando naik “jabatan” sebagai kiper utama Persebaya Surabaya. Ada Andhika Ramadhani, rekannya di Persebaya U-20, yang jadi pelapis.

Performanya di Liga 1 2021/2022 benar-benar mengesankan. Ernando  membukukan 19 penampilan dengan sembilan di antaranya clean sheet. Dia juga hanya kebobolan 16 gol saja.

Dengan peforma yang mengesankan itu, wajar bila PSIS tertarik memulangkannya ke Semarang dari Surabaya. Berikut adalah tiga fakta mengenai Ernando Ari Sutaryadi yang disebut sebagai kiper masa depan Timnas Indonesia:

Asli Semarang, Ditolak PSIS

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, memberikan arahan kepada rekannya saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, memberikan arahan kepada rekannya saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Setelah membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018. Ernando pun berkeinginan untuk membela klub kota asal kelahirannya, yaitu PSIS Semarang. Sayang niat baiknya bertepuk sebelah tangan.

Kuota pemain di PSIS sudah penuh sehingga membuat Ernando gagal bergabung. Padahal, klub asal Kota Lumpia itu sebenarnya berkesempatan merekrutnya pada 2019 silam secara gratis. Kuota penuh pun jadi alasan menolak kiper Timnas Indonesia U-16 saat itu.

Persebaya Surabaya lantas merekrutnya pada awal 2019 untuk bergabung dengan tim U-20. Hasilnya, Bajul Ijo mampu semakin memoles permainannya di bawah arahan pelatih kiper Benyamin van Breukelen.

Penuh Prestasi

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, saat melawan Bali United pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (25/3/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Keputusan PSIS menolak Ernando pada medio 2018 atau 2019 itu memang mengherankan. Mereka beralasan kuota pemain sudah penuh dengan diisi oleh 30 nama. Ernando yang berstatus kiper Timnas Indonesia

Pada akhirnya, Ernando berhasil menyumbang gelar untuk Persebaya U-20 dengan meraih juara Elite Pro Academy U-20 2019 di bawah arahan pelatih Uston Nawawi. Ini merupakan gelar kedua setelah Piala AFF U-16.

Berkat performa impresif di kompetisi usia muda itu, Ernando lantas dipromosikan ke tim senior sejak 2020. Persebaya Surabaya pun menjadi klub yang mampu mengembangkan potensi pemain muda, termasuk Ernando, di bawah komando pelatih Aji Santoso.

Kiper Masa Depan Timnas Indonesia

Beruntung bagi Indonesia mempunyai Ernando Ari. Tembakan keras Mouzinho dapat dibaca dengan jelas oleh kiper Persebaya Suarabaya tersebut. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Beruntung bagi Indonesia mempunyai Ernando Ari. Tembakan keras Mouzinho dapat dibaca dengan jelas oleh kiper Persebaya Suarabaya tersebut. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Sebagai penjaga gawang top Tanah Air, Ernando terpaksa tak bisa selalu berada di bawah mistar gawang Persebaya Surabaya. Sebab, Timnas Indonesia juga membutuhkan jasanya di Piala AFF 2020 yang digelar pada Desember 2021 lalu.

Nama Ernando Ari Sutaryadi  lantas menjadi perbincangan hangat. Sosok kiper berusia 20 tahun itu berjasa besar membawa Timnas Indonesia U-23 meraih perunggu SEA Games 2021. Apa yang dilakukan itu membuatnya bakal menjadi kiper masa depan Timnas Indonesia

Setelah Persebaya mampu semakin memolesnya sebagai penjaga gawang berkualitas, kini PSIS Semarang datang menggoda dengan alasan memulangkan pemain putra daerah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel