3 Fakta Meninggalnya Mbak You, Peramal Selebritas Tanah Air hingga Pejabat

·Bacaan 1 menit
Paranormal Mbak You

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka datang dari keluarga Mbak You. Peramal yang dikenal para selebritas Tanah Air meninggal dunia. Kabar itu pertama kali disampaikan oleh salah satu karyawannya, Adi Geseng.

Lewat voice note, Adi menginformasikan bahwa Mbak You telah meninggal dunia di RS Sakit Premier Bintaro.

"Gue konfirmasi Mbak You bener meninggal di Rumah Sakit Premier Bintaro. Kira-kira dia dilarikan ke rumah sakit sekitar satu jam lalu," ungkap Adi Geseng, Kamis (1/7/2021).

Terkait penyakit apa yang tengah diderita almarhum, Adi mengaku dirinya hingga kini belum mengetahui.

Berikut sederet kabar meninggalnya Mbak You, peramal Tanah Air yang kerap berbicara soal masa depan selebritas Tanah Air hingga pejabat:

1. Dari RS, Almarhum Langsung Dibawa ke Salatiga

Seluruh karyawan Mbak You tak ada yang datang ke rumah sakit tersebut untuk memastikan penyebab kepergian Mbak You untuk selama-lamanya. Mereka menyerahkan kepada pihak rumah sakit.

"Prosesinya mau dimandikan langsung di Premier Bintaro, dan langsung dibawa ke Salatiga. Benar-benar diserahkan ke keluarga yang ada di sana," jelas Adi.

2. Jalani Tes Covid-19

Sebelum dimandikan, dijelaskan Adi bahwa Mbak You akan menjalani tes Covid-19.

"Sebelum proses dimandikan itu berjalan, Mbak You harus dites dulu sama tim dokter gugus tugas Covid-19 apakah terpapar atau tidak. Kalau dia terpapar berarti gugus tugas yang akan memandikannya, kalau tidak berarti keluarga bisa menyentuh dia," ungkap Adi, salah satu karyawan almarhum.

3. Tidak Diketahui Sakitnya

Hingga berita ini diturunkan, Adi Geseng mengaku belum diketahui pasti sakit apa yang diderita Mbak You.

"Kalau penyebab kematiannya gue belum dapat rilis resmi dari Premier Bintaro, apakah Covid atau penyakit bawaan lainnya," tambahnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel