3 Fakta SMS Pemberitahuan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Tenaga Kesehatan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) sudah mulai menerima notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS mengenai vaksin Covid-19 gratis tahap pertama.

Salah satunya adalah Rahma. Perawat di rumah sakit swasta rujukan Covid-19 Jakarta ini menerima pesan sebagai penerima vaksin Covid-19 tahap pertama pada Sabtu, 2 Januari 2021.

"Kemarin dapat SMS ini (pemberitahuan penerima vaksin)," ucap Rahma kepada merdeka.com, Minggu (3/1/2021).

Meski begitu, tidak semua tenaga kesehatan akan menerima SMS pemberitahuan seperti Rahma. Hal tersebut seperti disampaikan juru bicara vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi.

Nadia menjelaskan setelah konfirmasi data, ada tahap pendaftaran. Di tahap ini, para tenaga kesehatan akan mengisi formulir yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Di tahap ini pula, imbuh Nadia, sebagai skrining terhadap para tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin Covid-19.

Berikut sejumlah fakta mengenai SMS notifikasi atau pemberitahuan tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 gratis tahap pertama, dihimpun Liputan6.com:

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Dapat Dilihat di Aplikasi

Aplikasi PeduliLindungi untuk tracing, tracking, dan fencing Covid-19 telah bisa diunduh di App Store (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)
Aplikasi PeduliLindungi untuk tracing, tracking, dan fencing Covid-19 telah bisa diunduh di App Store (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Beberapa tenaga kesehatan telah menerima pemberitahuan melalui SMS menerima vaksin Covid-19 gratis tahap pertama.

Rahma, seorang perawat di rumah sakit swasta rujukan Covid-19 Jakarta menerima pesan tersebut pada Sabtu 2 Januari 2021.

"Kemarin dapat SMS ini (pemberitahuan penerima vaksin)," ucap Rahma kepada merdeka.com, Minggu (3/1/2021).

Setelah mendapat pesan tersebut, Rahma mengaku belum mengetahui tahap lanjutan. Saat ini, ia masih menunggu arahan langsung dari manajemen rumah sakit.

"Tunggu dari rumah sakit bagaimana selanjutnya," jelas Rahma.

Soal vaksin yang akan disuntikkan, Rahma tidak mengetahui lebih lanjut. Yang jelas, imbuhnya, melalui PeduliLindungi.id nama Rahma dipastikan sebagai penerima vaksin tahap pertama.

Format pesan yang diterima Rahma adalah nama lengkap calon penerima vaksin (Nomor Identitas Kependudukan). Anda calon penerima vaksin Covid-19.

SMS Hanya Tahap Awal

Aplikasi PeduliLindungi. Dok: play.google.com
Aplikasi PeduliLindungi. Dok: play.google.com

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan, informasi melalui SMS merupakan tahap awal sebagai konfirmasi data para tenaga kesehatan yang terdaftar.

"Ini baru konfirmasi data tenaga kesehatan, mencocokkan NIK dan tenaga kesehatan yang terdaftar," ujar Nadia.

Tahap Selanjutnya Skrining

Ilustrasi vaksin COVID-19 (Source: Pexels/Artem Podres)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (Source: Pexels/Artem Podres)

Nadia menjelaskan setelah konfirmasi data, ada tahap pendaftaran. Di tahap ini, para tenaga kesehatan akan mengisi formulir yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Di tahap ini pula, imbuh Nadia, sebagai skrining terhadap para tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin Covid-19. Sebab SMS bukan satu-satunya indikator mereka lolos program vaksinasi Covid-19.

"Belum, nanti ada SMS untuk pendaftaran. Akan ada skrining awal di form pendaftaran," jelas Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor Zoonotik Kementerian Kesehatan itu.

(Fifiyanti Abdurahman)

Urutan Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia

INFOGRAFIS: Urutan Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia (Liputan6.com / Abdillah)
INFOGRAFIS: Urutan Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia (Liputan6.com / Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: