3 Faktor MU Tidak Mungkin Jeblok di Awal Musim Liga Inggris Seperti Sebelumnya

Bola.com, Manchester - Manchester United (MU) tancap gas di pramusim 2022/2023. Pelatih Erik ten Hag melakukan beberapa perubahan signifikan. Setan Merah bisa memulai Liga Inggris dengan percaya diri.

Perubahan MU mulai tampak dalam beberapa laga pramusim sejauh ini. Permainan berubah, Ten Hag pun tidak membiarkan pemain lengah atau bermalas-malasan di lapangan.

Ada beberapa perubahan yang terlihat menonjol di lapangan. MU sekarang menerapkan intensitas tinggi, setiap pemain harus menekan lawan. Aliran serangan dari belakang juga lebih rapi.

Hasil-hasil pramusim MU pun cukup memuaskan. Setan Merah mengalahkan Liverpool di Bangkok dan mengalahkan Crystal Palace di Australia sebelum diimbangi Aston Villa 2-2. Segalanya tampak cerah.

Biar begitu, berkaca pada musim-musim sebelumnya, MU sering mengalami kendala di awal musim. Pramusim tampak apik, tapi begitu musim dimulai tim tampak kesulitan.

Skenario buruk semacam itu mungkin saja terulang. Namun, Ten Hag sepertinya membawa hal berbeda dalam MU kali ini. Paling tidak, ada tiga alasan MU tidak akan flop di awal musim Apa saja?

Intensitas dan disiplin tinggi

Anthony Martial. Striker Prancis berusia 26 tahun yang baru saja kembali ke Manchester United usai dipinjamkan selama setengah musim ke Sevilla ini langsung tampil oke dalam pramusim 2022/2023 bersama Setan Merah. Dalam 3 laga awal, ia selalu menyumbang 1 gol tiap laga, masing-masing saat menang 4-0 atas Liverpool (12/7/2022), 4-1 atas Melbourne Victory dan 3-1 atas Crystal Palace. Di laga ke-4 (23/7/2022) saat MU ditahan imbang 2-2 Aston Villa, ia gagal menyumbang gol. Berkat ketajamannya, besar kemungkinan ia akan dijadikan striker utama di bawah Erik ten Hag menghadapi musim 2022/2023. (AFP/Manan Vatsyayana)
Anthony Martial. Striker Prancis berusia 26 tahun yang baru saja kembali ke Manchester United usai dipinjamkan selama setengah musim ke Sevilla ini langsung tampil oke dalam pramusim 2022/2023 bersama Setan Merah. Dalam 3 laga awal, ia selalu menyumbang 1 gol tiap laga, masing-masing saat menang 4-0 atas Liverpool (12/7/2022), 4-1 atas Melbourne Victory dan 3-1 atas Crystal Palace. Di laga ke-4 (23/7/2022) saat MU ditahan imbang 2-2 Aston Villa, ia gagal menyumbang gol. Berkat ketajamannya, besar kemungkinan ia akan dijadikan striker utama di bawah Erik ten Hag menghadapi musim 2022/2023. (AFP/Manan Vatsyayana)

Ten Hag jelas menuntut para pemain bekerja lebih keras dari sebelumnya. Permainan MU di lapangan menunjukkan intensitas dan disiplin tinggi.

Pemain diminta menerapkan garis tekanan tinggi, jadi para penyerang pun harus mengejar bola. Tentu perubahan semacam ini berdampak sangat positif.

Selain itu, Ten Hag juga menerapkan disiplin ketat secara umum. Ada denda bagi pemain yang terlambat atau melanggar aturan-aturan tertentu.

Intensitas dan disiplin tinggi semacam ini tentu menuntut para pemain untuk tetap fokus. Jadi, di awal musim, seharusnya Setan Merah bisa langsung tancap gas.

Kesempatan untuk Setiap Pemain

Kualtias Bruno Fernandes tak perlu diragukan lagi. Ia merupakan metronom sekaigus motor serang di lini tengah MU. Sejauh ini, Fernandes tercatat telah mencetak 49 gol dan 39 assist dalam 117 penampilannya di seluruh ajang. (AFP/Paul Ellis)
Kualtias Bruno Fernandes tak perlu diragukan lagi. Ia merupakan metronom sekaigus motor serang di lini tengah MU. Sejauh ini, Fernandes tercatat telah mencetak 49 gol dan 39 assist dalam 117 penampilannya di seluruh ajang. (AFP/Paul Ellis)

Ten Hag datang membawa perubahan besar di MU. Taktik berubah, gaya main berubah, bahkan beberapa peran pemain berubah.

Oleh sebab itu, musim 2022/2023 seharusnya menjadi awal baru bagi sebagian besar pemain. Christian Eriksen dkk. bisa membuktikan diri bahwa layak membela MU.

Kasus ini dialami oleh Anthony Martial dan beberapa pemain lainnya. Jadi, awal musim depan seharusnya para pemain Setan Merah punya hasrat lebih untuk membuktikan diri.

Faktor Erik ten Hag

Selama karier kepelatihannya, pelatih baru Manchester United Erik ten Hag tercatat telah menangangi beberapa klub dan tentunya banyak pemain. Dari banyak pemain yang pernah dilatihnya, tercatat 6 pemain pernah dilatihnya lebih dari satu kali bersama klub berbeda. Mau tahu siapa saja? Yuk disimak uraiannya. (AFP/Martin Keep)
Selama karier kepelatihannya, pelatih baru Manchester United Erik ten Hag tercatat telah menangangi beberapa klub dan tentunya banyak pemain. Dari banyak pemain yang pernah dilatihnya, tercatat 6 pemain pernah dilatihnya lebih dari satu kali bersama klub berbeda. Mau tahu siapa saja? Yuk disimak uraiannya. (AFP/Martin Keep)

Faktor ketiga yang tidak kalah penting adalah keberadaan Erik ten Hag sebagai pelatih. Ketegasan dan kualitas Ten Hag tidak perlu diragukan lagi.

Di pramusim ini saja, Ten Hag sudah berulang kali memarahi pemain MU yang tidak bermain sesuai instruksi. Dia bahkan terdengar meneriaki pemain di lapangan.

Jelas, musim depan Ten Hag tidak akan membiarkan pemainnya lengah, terlebih di beberapa bulan awal.

Sumber: Express, Manchester United

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, 23 Juli 2022)

Menuju Liga Inggris 2022/2023

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel