3 Faktor Penting untuk Pengemudi Wanita

Ghiboo.com - Semakin banyak wanita yang mengemudi saat ini. Baik untuk sekadar mengantar-jemput anak sekolah, pergi berbelanja, berkunjung ke rumah kerabat, bahkan hingga pergi-pulang kantor setiap hari atau berbisnis ke sana ke mari.


Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan oleh wanita saat mengemudi, yang terbagi menjadi tiga pokok, yakni faktor diri sendiri, faktor mobil, dan faktor lingkungan.


Pertama, faktor diri sendiri meliputi kesiapan fisik dan mental. Setiap wanita bisa mengukur soal ini dengan prinsip utama: jangan pernah memaksakan diri untuk mengemudi, bila merasa lelah, mengantuk, atau terlalu banyak beban pikiran.


Gaya hidup yang sehat: tidur cukup, makan bergizi, dan berolahraga teratur, bisa menunjang keselamat?an berkendara.


Selain itu, hindari menggunakan sepatu berhak tinggi saat mengemudi, karena bisa menyangkut di pedal dan ini sangat berbahaya. Kalau bisa, gunakan sepatu mengemudi (driving shoe) dan hilangkan karpet atau benda lain yang bisa membuat kinerja pedal terganggu.


Hindari pula berdandan sambil mengemudi, seperti memakai bedak atau pewarna bibir, karena akan mengganggu konsentrasi mengemudi. Bagi yang berambut panjang, sebaiknya diikat, agar terasa lebih leluasa dalam menggerakkan kepala saat melihat spion atau situasi sekeliling, dan tidak ada rambut yang bisa menutupi mata.


Masih berkaitan dengan mata, hindari mengemudi ketika riasan bulu mata tambahan masih menempel di atas mata. Dalam kondisi tertentu, bulu mata tempelan ini bisa lepas dan mengganggu pandangan. Sungguh berbahaya bila terjadi di kecepatan tinggi atau kepadatan lalu lintas.


Mata juga perlu dibantu dengan kaca mata mengemudi anti-silau, bila berkendara menghadap matahari pagi atau sore. Bahkan, ketika sorot lampu dari kendaraan lain di malam hari terasa menyilaukan, kaca mata khusus pun perlu digunakan.


Selain itu, bila harus berkomunikasi dengan telepon, gunakan peranti nirkabel, agar tidak mengganggu konsentrasi dan gerakan tangan di lingkar setir atau saat mengoperasikan tuas transmisi. (Ib)


Faktor kedua akan segera menyusul.



(Majalah Autocar Indonesia, edisi April 2011)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.