3 Gelandang Terhebat di Premier League : Perang Liverpool, MU dan Chelsea, Siapa Pantas ?

Bola.com, Jakarta - Manchester City sukses mempertahankan gelar setelah kembali menjadi yang terbaik di pentas Premier League 2021/2022. Kevin de Bruyne merupakan satu di antara protagonis di balik kedigdayaan The Citizens.

Gelandang pekerja keras berkebangsaan Belgia itu tampil cemerlang sepanjang musim dan nyaris tak tergantikan. Sang pelatih, Pep Guardiola, kontan melayangkan sanjungan setinggi langit. "Dia cepat, tajam, dan punya pengaruh besar di tim," kata Guardiola.

 

Naik Pesta

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memastikan Kevin De Bruyne mengalami cedera hamstring. (Adam Davy/PA via AP)
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memastikan Kevin De Bruyne mengalami cedera hamstring. (Adam Davy/PA via AP)

Sejak diboyong dari VfL Wolfsburg pada 2015, De Bruyne mengalami peningkatan permainan di Inggris. Bisa dibilang, saat ini De Bruyne masuk daftar elite gelandang berkelas di seantero Eropa, bahkan dunia.

Sebelumnya, Premier League juga dihiasi sederet talenta mumpuni di lini tengah. Tiga di antaranya masuk kategori gelandang terhebat sepanjang sejarah. Setidaknya nama-nama di bawah ini berasal dari tiga klub besar, yakni Liverpool, MU dan Chelsea. Penasaran?

 

Frank Lampard

Frank Lampard bisa menjadi opsi untuk masuk sebagai pelatih baru Newcastle. Pasalnya, ia mampu menunjukkan kualitas yang cukup baik bersama Derby County dan Chelsea di awal karier kepelatihannya. Ia juga mampu mengembangkan pemain muda untuk menjadi kunci tim. (AFP/Pool/Richard Heathcote)
Frank Lampard bisa menjadi opsi untuk masuk sebagai pelatih baru Newcastle. Pasalnya, ia mampu menunjukkan kualitas yang cukup baik bersama Derby County dan Chelsea di awal karier kepelatihannya. Ia juga mampu mengembangkan pemain muda untuk menjadi kunci tim. (AFP/Pool/Richard Heathcote)

Bagian dari generasi emas Timnas Inggris, Frank Lampard adalah integral dari kemunculan Chelsea sebagai tim tangguh di Eropa. Satu di antara gelandang 'box-to-box' terhebat yang pernah ada di dunia.

Kebiasaannya yang datang terlambat di dalam kotak, membantunya meraih banyak gol penting dan penentu kemenangan. Satu-satunya gelandang yang mencetak lebih dari 150 gol di Liga Inggris, Frank Lampard memenangkan 13 trofi yang luar biasa bersama The Blues.

Dia berada di puncak kariernya dari 2004 hingga 2006. Super Lamps berada di urutan kedua dalam klasemen Ballon d'Or 2005, di bawah Ronaldinho. Jitu mengeksekusi penalti danbola mati, Lampard akan selamanya dikenang oleh fans para penggemar Chelsea atas kontribusi penting dan penampilannya yang inspiratif.

 

Steven Gerrard

Steven Gerrard tidak pernah memenangkan gelar Liga Inggris sebagai kapten bersama Liverpool dari tahun 2003 hingga 2015. Namun kepemimpinannya bersama The Reds amatlah besar. (Foto: AFP/Steve Parkin)
Steven Gerrard tidak pernah memenangkan gelar Liga Inggris sebagai kapten bersama Liverpool dari tahun 2003 hingga 2015. Namun kepemimpinannya bersama The Reds amatlah besar. (Foto: AFP/Steve Parkin)

Tak pernah mengangkat trofi Liga Inggris bukan berarti tak bisa menjadi legenda. Steven Gerrard tidak diragukan lagi adalah gelandang Liverpool terhebat sepanjang masa.

Kepemimpinan, permainan serta loyalitasnya meningkatkan reputasi diri sebagai satu di antara pesepakbola terbaik yang pernah dimiliki Inggris. Mampu bermain di seluruh lini tengah, Gerrard tampil luar biasa saat Liverpool memenangkan Liga Champions 2005.

 

Tak Ragu

Tak ada yang meragukannya. Legenda Prancis, Zinedine Zidane, berani bersaksi jika Gerrard merupakan gelandang terbaik di dunia.

"Ada satu titik ketika Gerrard adalah pemain lini tengah terbaik di dunia. Tidak biasa mendapatkan pemain lini tengah lengkap yang bisa melakukan segalanya. Itulah dia," kata Zidane.

 

Paul Scholes

Paul Scholes. Gelandang Inggris ini berusia 38 tahun, 3 bulan dan 6 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan West Bromwich Albion di Premier League, 19 Mei 2013. Selama total 19 musim telah bermain dalam 708 laga dengan mencetak 152 gol dan 73 assist. (AFP/Andrew Yates)
Paul Scholes. Gelandang Inggris ini berusia 38 tahun, 3 bulan dan 6 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan West Bromwich Albion di Premier League, 19 Mei 2013. Selama total 19 musim telah bermain dalam 708 laga dengan mencetak 152 gol dan 73 assist. (AFP/Andrew Yates)

Dia adalah satu di antara pemain yang mendapat kepercayaan dari Sir Alex Ferguson. Pemain berjuluk 'Ginger Genius' itu memainkan peran besar menjadikan Manchester United (MU) menjadi klub besar yang ditakuti di Eropa.

Selain fisik dan stamina yang tak pernah kendur, Scholes dikenang sebagai pengumpan yang jitu. Sukses bersama MU membuat sangat dihormati rekan setim serta disegani pemain lawan.

Xavi yang kini menukangi mantan klubnya, Barcelona, pada 2011 menjadikan Scholes sebagai panutannya. "Seorang contoh luar biasa. Bagi saya, dia adalah gelandang tengah terbaik yang pernah saya lihat dalam 15 sampai 20 tahun terakhir. Dia spektakuler. Dia memiliki segalanya. Dia kuat dengan umpan yang sangat terukur," kata Xavi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel