3 Gempa Getarkan Indonesia pada Minggu 27 Juni 2021

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gempa kembali menggetarkan Indonesia pada Minggu (27/6/2021). Hingga pukul 19.20 WIB, setidaknya tiga kali lindu terjadi di Nusantara.

Informasi terkait gempa ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id.

Gempa pertama bermagnitudo 3,2 menggetarkan wilayah Banda, Provinsi Maluku. "Pusat gempa berada di laut 7 kilometer utara Banda," papar BMKG. Gempa terjadi pada pukul 07:56:48 WIB.

Kemudian sekira pukul 12:30:24 WIB, lindu kembali menggetarkan Provinsi Maluku. Kali ini tepatnya di wilayah Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

Berikut informasi gempa hari ini selengkapnya yang dihimpun Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

Banda

Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)
Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)

Gempa pertama pada hari ini terjadi di Banda, Provinsi Maluku pada pukul 07:56:48 WIB. Lindu ini bermagnitudo 3,2 dengan kedalaman 10 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 4.47 Lintang Selatan (LS)-129.91 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di laut 7 kilometer utara Banda.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III di Banda.

Garut

Ilustrasi Gempa Bumi (Liputan6.com/Sangaji)
Ilustrasi Gempa Bumi (Liputan6.com/Sangaji)

Gempa juga terjadi di wilayah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada pukul 10:23:55 WIB.

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III di Kabupaten Garut.

Pusat gempa berada di darat 22 kilometer barat daya Garut. Episenter gempa berada pada koordinat titik 7.38 Lintang Selatan (LS)-107.78 Bujur Timur (BT).

Lindu ini bermagnitudo 2,9 dengan kedalaman 10 kilometer.

Masohi

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Gempa juga terjadi di Provinsi Maluku, tepatnya wilayah Masohi, Kabupaten Maluku Tengah pada pukul 12:30:24 WIB.

Pusat gempa berada di laut 29 kilometer tenggara Masohi. Kekuatan magnitudo gempa 3,6 dengan kedalaman 12 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat titik 3.56 Lintang Selatan (LS)-129.05 Bujur Timur (BT).

BMKG menyatakan, lindu dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Masohi.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan, keluar dari bangunan tersebut dengan tertib. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K, telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda. Apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya?

Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Gempa Malang Alarm Bencana Besar Berikutnya? (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel