3 Hal Penting yang Ditekankan di Acara Asean Work Plan on Youth 2016-2020

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyampaikan pentingnya kerja sama bidang kepemudaan dalam meningkatkan kesadaran Asean dalam masyarakat. Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan secara virtual pada acara The Asean Youth Leaders Conference 2020, Selasa (3/11) siang.

Menurut Menpora RI, dalam Asean Work Plan on Youth 2016-2020, Indonesia menekankan pada tiga hal. Pertama, mempromosikan pemahaman tentang budaya yang berbeda untuk perdamaian abadi.

"Indonesia telah memajukan dialog lintas agama dan multikulturalisme baik di tingkat nasional maupun internasional sebagai bagian integral dan warisan budaya masyarakat Indonesia," ujarnya.

"Untuk itu, pemerintah Indonesia memperkuat budaya damai di kalangan generasi muda. Dalam konteks Asean-Indonesia telah memperkuat jaringan komunikasi antar pemuda lintas agama di kawasan Asia Tenggara untuk meningkatkan nilai- nilai kehidupan dalam perdamaian dan kerukunan umat beragama," tambahnya.

Kedua, lanjutnya, pemerintah memberikan kesempatan bagi pemuda Asean untuk saling berhubungan dan berkomunikasi akan meningkatkan kemungkinan untuk dapat mencapai saling pengertian di antara pemuda.

"Oleh karena itu, dalam Asean Work Plan on Youth 2016-2020, Indonesia mendorong penyelenggaraan program people-to-people exchange," katanya.

Pada 2019, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan Asean Youth Ambassador yang bertujuan untuk melibatkan pemuda berprestasi di seluruh Tanah Air untuk menyebarluaskan informasi tentang Asean kepada masyarakat dan para pemuda. Hal ini juga bertujuan untuk merangkul pemuda dengan pemahaman yang baik tentang Asean.

"Kami telah memilih tiga besar Duta Muda Asean Indonesia. Kami sangat berharap negara-negara anggota Asean lainnya juga dapat ikut serta dalam pemilihan Duta Muda Asean di Negara Anggota Asean lainnya untuk membentuk jaringan perwakilan pemuda di kawasan," jelasnya.

Lalu yang ketiga, Indonesia mendorong peningkatan kemandirian ekonomi dan wirausaha kaum muda untuk meningkatkan kapabilitas dan harga diri mereka untuk bergerak menuju kecukupan di pasar tenaga kerja dan dengan senang hati kami akan melanjutkan penyelenggaraan Asean Youth Expo.

"Kewirausahaan pemuda merupakan salah satu dari lima prioritas Kemenpora RI untuk tahun 2020 hingga 2024. Tujuan kami adalah memberdayakan pemuda untuk menjadi kreatif, inovatif, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha. Antusiasme berwirausaha harus dibina sejak dini," tuturnya.

Selain itu, untuk mendongkrak semangat wirausaha muda, Kemenpora RI juga mengapresiasi prestasi wirausaha muda setiap tahunnya.

"Asean sendiri terkenal dengan kualitas bisnis dan wirausahanya. Yang harus kita dorong adalah pola pikir anak muda untuk mau bekerja sama dan bertukar pikiran dengan pengusaha muda lainnya untuk memperluas wawasan dan pemikiran global persaingan, karena pemuda akan menjadi penggerak perekonomian dan masa depan bangsa," ujarnya.

Indonesia berharap dapat membangun proyek-proyek berkelanjutan yang berkembang dalam jangka panjang, tidak hanya untuk proyek-proyek kami tetapi juga untuk semua proyek yang dikerjakan oleh SOMY/AMMY.

"Oleh karena itu, kami menggarisbawahi pentingnya semua pemangku kepentingan, termasuk Mitra Dialog Asean, untuk terlibat dalam proyek kami. Hal ini sangat penting untuk mendukung pencapaian elemen kunci dalam menumbuhkan rasa komunitas Asean melalui program pemuda yang saling menguntungkan, sebagaimana tertuang dalam Asean Work Plan on Youth 2016-2020," tuturnya.

(*)