3 Hal Perlu Dilakukan Orangtua Agar Anak Punya Prestasi Cemerlang

Adinda Permatasari, Sumiyati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pengembangan potensi anak sejak dini merupakan hal penting yang perlu disadari setiap orangtua. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa situasi yang tidak menentu (seperti pandemi) turut memberikan tantangan tersendiri.

Membahas lebih jauh mengenai pengembangan potensi anak di masa pandemi, psikolog anak dan keluarga, Vera Itabiliana, menerangkan bahwa dukungan dari orangtua sangat dibutuhkan sehingga potensi anak bisa berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.

Baca juga: Miris, Ada 39 Balita di Indonesia Sudah Jadi Perokok

"Beberapa peran penting yang perlu diperhatikan orangtua dalam mendukung pengembangan potensi anak, yaitu sebagai pengamat untuk membantu menemukan potensi anak melalui observasi sehari-hari," ujarnya saat peluncuran Biscuat Academy 2020, yang digelar virtual, Kamis 5 November 2020.

Lebih lanjut, Vera menyarankan agar orangtua turut memberikan peluang pada anak untuk menemukan potensi diri. Kemudian, peran orangtua yang berikutnya adalah memberikan dukungan pada anak.

"Terus juga ada peran sebagai pendukung. Jadi cheerleader paling depan. Orangtua memberikan dukungan melalui atensi dan apresiasi atas usaha anak," kata dia.

Yang terakhir, menurut Vera, peran orangtua untuk mengembangkan potensi dan bakat anak adalah dengan menjadi pendamping anak.

"Pendamping mungkin agak mirip dengan pendukung. Tapi, kalo pendamping orang yang duduk di samping anak, kalau anak merasa jenuh, bosan, atau ngerasa down banget, itu orangtua yang mendampingi anak untuk melewati emosinya dia," tutur Vera Itabiliana.

Di sisi lain, Maggie Effendy, Head of Biscuit Mondelez Indonesia, menjelaskan program Biskuat Academy 2020, merupakan wujud komitmen berkelanjutan mereka dalam mendukung pengembangan potensi anak Indonesia agar memiliki ‘kekuatan baik dari dalam’ sehingga membentuk generasi muda Indonesia yang berempati, pantang menyerah dan sportif.

"Program Sekolah Bola Online ini menargetkan jumlah peserta sebesar 15.000 partisipan. Kami berharap program ini bisa memberikan kemudahan akses bagi seluruh anak Indonesia untuk terus mengembangkan potensinya di tengah masa sulit seperti saat ini," kata Maggie Effendy.