3 Hoaks Seputar Gojek, Simak Faktanya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa mencatut siapa saja tak terkecuali perusahaan teknologi seperti Gojek. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks seputar Gojek? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Link Telegram yang Janjikan Saldo Gopay Gratis

Beredar di media sosial Twitter postingan link yang menjanjikan Gopay gratis. Postingan ini ramai dibagikan sejak awal pekan kemarin.

Salah satu akun yang mempostingnya adalah @pohoncemara128. Ia mengunggah postingan sebagai berikut:

"Di aku belom Ada https://t.me/GopayReferrall_bot?start=r06017165220Di klik Gaes, biar dapet gopay gratis"

Selain itu ada juga akun @LemonAddict4 yang juga membuat postingan serupa yakni: "Ada yang ingin gopay gratis? Tinggal klik link dibawah nanti ada rulesnya ikutin aja."

Ada juga akun @Dzikri5Ahmad yang memposting "Mau dapet saldo gopay gratis? Kuyy gabung lewat telegram. Setiap mengundang 1 orang kamu akan dapat 5000. Ini bukan hoax ya sudah banyak buktinya,jadi tunggu apalagi buruan join!! Klik link dibawah untuk mendapatkan saldo gopay gratis"

Lalu benarkah Gopay sedang mengadakan promo seperti yang diposting di atas? Simak dalam artikel berikut ini...

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hoaks Lainnya

Ilustrasi hoax. (via: istimewa)
Ilustrasi hoax. (via: istimewa)

2. Cek Fakta: Hoaks Gojek Bagikan Rp 2 Juta Melalui Isi Kuisioner

Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan pesan berantai berisi survei berhadiah dari Gojek. Pesan berantai itu ramai dibagikan sejak beberapa waktu lalu.

Dalam pesan berantai yang beredar terdapat link yang mengarahkan pada website tertentu. Di dalam website terdapat narasi:

"Congratulations! Gojek 10th Anniversary! Through the questionnaire, you will have a chance to get 2000000 Rupiah"

atau dalam Bahasa Indonesia:

"Selamat!Hari Jadi ke-10 Gojek!

Melalui kuisioner anda berkesempatan mendapatkan 2000000 Rupiah"

Lalu benarkah pesan berantai yang menyebut Gojek membagikan hadiah sebesar Rp 2 juta dengan isi kuisioner? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Shopee, Gojek, dan Grab Tidak Terlibat Rencana Unjuk Rasa Jokowi End Game

Kabar tentang Shopee Food, Gojek, dan Grab terlibat dalam unjuk rasa Jokowi End Game beredar di media sosial. Kabar tersebut tersebar lewat sebuah poster berisi ajakan unjuk rasa.

Poster tersebut salah satunya disebarkan akun Facebook presidenakalsehat10 pada 26 Juli 2021. Dalam poster tersebut terdapat logo beberapa perusahaan transportasi online. Di antaranya Shopee Food, Gojek, dan Grab. Berikut narasinya:

"SERUAN AKSI NASIONAL JOKOWI END GAME

Mengundang seluruh elemen masyarakat untuk turun kejalan menolak PPKM dan menghancurkan Oligarki istana berserta jajarannya.

24 Juli 2021

LONGMARCH GLODOK - ISTANA NEGARA

SELURUH MASYARAKAT"

Konten yang disebarkan akun Facebook presidenakalsehat10 telah 4 kali dibagikan dan mendapat 5 komentar warganet.

Benarkah Shopee Food, Gojek, dan Grab turut serta mengikuti unjuk rasa Jokowi End Game? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel