3 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kembali Teridentifikasi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali berhasil mengidentifikasi jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang. Ada tiga korban yang teridentifikasi pada hari ini, Minggu (12/9/2021).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menerangkan, satu jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang teridentifikasi melalui sidik jari. Sementara dua jenazah lainnya teridentifikasi setelah melakukan pencocokan DNA.

"Kita berhasil mengidentifikasi tiga korban pada hari ini. Dua melalui pencocokan DNA kemudian satu diketahui lewat sidik jari," kata Rusdi di RS Polri, Minggu (12/9/2021).

Rusdi menerangkan, identitas ketiga korban yang teridentifikasi yakni Hadi Wijoyo bin Sri Tunjung Pamungkas (39), Pujiyono alias Destro bin Mundori (28), dan Rocky Purmanna bin Syafrizal Sani (28).

"Pujiyono dan Rocky Purmanna teridentifikasi melalui DNA dan rekam medis," ucap dia.

Total 10 Korban Teridentifikasi

Dirjen PAS menyerahkan salah satu jenazah korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. Penyerahan dilakukan di Rumah Sakit Polri, Jumat (10/9/2021). (Foto: Ady Anugrahadi/Liputan6.com).
Dirjen PAS menyerahkan salah satu jenazah korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. Penyerahan dilakukan di Rumah Sakit Polri, Jumat (10/9/2021). (Foto: Ady Anugrahadi/Liputan6.com).

Dengan penambahan ini, Rusdi menyampaikan total sementara sebanyak 10 korban kebakaran Lapas Tangerang telah terindetifikasi dari total 41 kantong jenazah yang diterima RS Polri Kramat Jati.

"Sampai hari ini tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 10 jenazah sisa 31 jenazah. Sekarang masih terus dikerjakan oleh tim DVI untuk mengidentifikasi seluruhnya," ujar dia.

Infografis Tragedi Kebakaran Lapas Tangerang

Infografis Tragedi Kebakaran Lapas Tangerang. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Tragedi Kebakaran Lapas Tangerang. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel