3 Kali Ampuhnya Operasi ala Ferguson di MU, Eh Sekarang Gagal Bujuk Ronaldo Bertahan

Bola.com, Jakarta - Bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo dikabarkan keukeuh meminta keluar dari Old Trafford meski sudah 'dibujuk' Sir Alex Ferguson. Ronaldo ingin meninggalkan MU musim panas ini demi bermain di Liga Champions.

Ronaldo kembali ke markas latihan Manchester United pada Selasa (26/7/2022), untuk melakukan pembicaraan dengan klub, terutama manajernya, Erik Ten Hag.

Menurut laporan The Sun, MU tidak akan mengalah pada pendirian mereka bahwa Cristiano Ronaldo tidak dijual setelah dia kembali ke Carrington.

Sebelumnya, Ronaldo diberi cuti penuh oleh Manchester United selama tiga minggu pertama pelatihan pramusim karena masalah keluarga di tanah kelahirannya.

Hasilnya Nihil

Megabintang asal Portugal ini masih masuk dalam jajaran pemain dengan gaji fantastis di dunia. Meski usianya sudah berkepala tiga namun Cristiano Ronaldo masih mendapatkan upah 385.000 pounds sekitar Rp6,8 miliar per minggu di Manchester United. (AFP/Paul Ellis)
Megabintang asal Portugal ini masih masuk dalam jajaran pemain dengan gaji fantastis di dunia. Meski usianya sudah berkepala tiga namun Cristiano Ronaldo masih mendapatkan upah 385.000 pounds sekitar Rp6,8 miliar per minggu di Manchester United. (AFP/Paul Ellis)

Setibanya di Carrington, pemain berusia 37 tahun itu mengikuti sesi tanya jawab dengan Erik ten Hag.

Sir Alex Ferguson juga berada di tempat latihan, bersama dengan mantan kepala eksekutif David Gill dan supremo Old Trafford saat ini Richard Arnold.

Diyakini sang superstar sempat mengobrol dengan Fergie, dan juga mantan kapten MU dan Inggris Bryan Robson di kantin Carrington.

Tapi, tidak ada hasil signifikan dari pertemuan itu. Ronaldo dan MU tetap pada pendirian masing-masing.

Hal menarik adalah operasi yang dilakukan Sir Alex Ferguson di Manchester United ternyata tidak kali ini saja terjadi. Setidaknya ada tiga kali operasi ala Fergie dalam dinas kepelatihannya di MU.

Kartu Merah David Beckham di Piala Dunia 1998

David Beckham mendapat kartu merah setelah menendang Diego Simeone saat Inggris melawan Argentina di Babak 16 Besar Piala Dunia 1998. Inggris akhirnya kalah adu penalti dari Argentina. (www.squawka.com)
David Beckham mendapat kartu merah setelah menendang Diego Simeone saat Inggris melawan Argentina di Babak 16 Besar Piala Dunia 1998. Inggris akhirnya kalah adu penalti dari Argentina. (www.squawka.com)

David Beckham adalah pemain dengan nama besar di MU dan juga Timnas Inggris. Satu momen yang bakal dikenang adalah ia mendapat kartu merah pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis, saat Timnas Inggris menghadapi Argentina.

David Beckham diusir wasit setelah terpancing emosi dengan gelandang Argentina, Diego Simeone. Hal yang membuat David Beckham sangat terpukul, semua orang di Inggris seperti menyudutkannya. Banyak yang menyalahkan dirinya atas kegagalan Timnas Inggris di Piala Dunia 1998.

Ada kisah saat David Beckham terbang ke New York untuk bertemu Victoria setelah Piala Dunia itu. Ketika berjalan di bandara, seorang reporter televisi mencaci-makinya. Untungnya, David Beckham mendapatkan dukungan penuh dari Manchester United.

Keesokan harinya, Sir Alex Ferguson (pelatihnya di Manchester United) menelponnya dan menanyakan kondisi. Ferguson meminta Beckham agar tidak cemas dan segera kembai ke klub yang menjadi keluarganya.

Tendangan Kungfu Eric Cantona

Posisi tiga daftar pencetak gol terbanyak pada laga antara Manchester United dan City ditempati Eric Cantona. Sepanjang berseragam United, Cantona mencetak delapan gol ke gawang City. (Foto: AP/Dave Caulkin)
Posisi tiga daftar pencetak gol terbanyak pada laga antara Manchester United dan City ditempati Eric Cantona. Sepanjang berseragam United, Cantona mencetak delapan gol ke gawang City. (Foto: AP/Dave Caulkin)

Penggemar Liga Inggris di era 90-an, dengan mudah mengingat aksi penuh kontroversial yang dilakukan bintang Manchester United, Eric Cantona. Tendangan sang legenda, Eric Cantona, yang menyasar salah satu penonton di sebuah pertandingan.

Peristiwa itu terjadi saat Manchester United sedang berhadapan dengan Crystal Palace di Selhurst Park tahun 1995. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Hingga aksi itu dikenal dengan tendangan Kungfu Eric Cantona.

Awalnya Cantona mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari fans Crystal Palace. Emosinya memuncak. Ia kemudian menendang salah satu penonton bernama Matthew Simmons dengan kaki kanannya.

Publik dibuat gempar oleh aksinya. Seluruh media lokal Inggris memberitakan kejadian tersebut. Dan Cantona sendiri mendapatkan hukuman setimpal, yakni larangan terlibat dalam sepak bola selama sembilan bulan.

Tidak seperti federasi yang memberi Cantona hukuman berat, Manchester United justru memberikan dukungan besar kepada Cantona. Terutama sang pelatih pada saat itu, Sir Alex Ferguson.

"Saya ingat pada saat itu Sir Alex jelas-jelas memberi dukungan besar kepadanya, sementara pemain yang lainnya bersatu di sekelilingnya. Dia sangat populer di antara pemain lainnya dalam ruang ganti," ujar eks penggawa MU, Garry Neville kepada Metro pada tahun 2020.

Bikin Ronaldo Gagal Hengkang di Tahun 2008

Manchester United - Ilustrasi Gol Cristiano Ronaldo (Bola.com/Adreanus Titus)
Manchester United - Ilustrasi Gol Cristiano Ronaldo (Bola.com/Adreanus Titus)

Sir Alex Ferguson juga pernah punya cerita menarik yang kali ini berhubungan dengan Cristiano Ronaldo. Ia mengungkap cerita soal rencana kepergian Cristiano Ronaldo dari Old Trafford pada 2008.

Untuk membujuk Ronaldo, Ferguson harus terbang langsung ke Portugal. Mereka bertemu di rumah Carlos Queiroz, mantan asisten Ferguson di Manchester United. Fergie yang tahu Ronaldo ingin pindah ke Real Madrid, namun ditahan sekuat tenaga setelah pihak Madrid tidak menghormati kualitas Ronaldo.

"Saya pergi ke rumah Carlos Queiroz di Portugal dan mendapat bocah itu menyatakan keinginannya untuk pergi ke Real Madrid. Saya mengatakan kepada dia bahwa tak bisa pergi tahun itu," kata Ferguson dikutip dari Mirror pada 2021.

"Saya tahu kamu ingin pergi ke Real Madrid tetapi saya lebih memiliki menembak kamu ketimbang menjual kamu ke pria itu sekarang. Jika kamu bisa tampil baik dan tak mengacau, kemudian seseorang datang membawa penawaran tertinggi di dunia, maka kami akan melepaskan kamu,” ujarnya.

Setahun kemudian, Cristiano Ronaldo benar-benar pergi dari MU setelah Real Madrid mengajukan proposal pembelian sebesar 80 juta pound sterling pada 2009. Nilai yang membuat si pemain menjadi pemain termahal di dunia.

Ferguson tak bisa menolak tawaran Real Madrid itu. Pasalnya dia telah berjanji kepada Ronaldo akan melepasnya jika mendapatkan tawaran yang membuat dia menjadi pemain termahal di dunia.

Sumber: Berbagai sumber

Yuk Lihat Jejak MU

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel