3 Kali Gempa Getarkan Indonesia di Awal Pekan Senin 11 Januari 2021

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Senin (11/1/2021), gempa kembali menggetarkan beberapa wilayah di Indonesia. Setidaknya ada tiga kali lindu yang terjadi hingga pukul 19.15 WIB.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya www.bmkg.go.id, gempa pertama hari ini getarkan wilayah Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lindu yang terjadi pada pukul 05:40:15 WIB itu, berkekuatan magnitudo 4,9 dengan kedalaman 11 kilometer.

"Pusat gempa berada di darat 10 kilometer timur laut Lombok Utara," tulis BMKG.

Kemudian, pada pukul 08.20 WIB, gempa juga turut menggetarkan wilayah Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berikut info tiga gempa selengkapnya yang terjadi hari ini, Senin (11/1/2021) dihimpun Liputan6.com:

Lombok Utara

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Wilayah Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi yang pertama didatangi gempa pada hari ini.

Lindu yang terjadi pada pukul 05:40:15 WIB itu, berkekuatan magnitudo 4,9 dengan kedalaman 11 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 8.3 Lintang Selatan (LS)-116.23 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di darat 10 kilometer timur laut Lombok Utara.

BMKG menyatakan, gempa dirasakan (MMI) III Lombok Utara, Lombok Barat, dan Kota Mataram.

Ruteng

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Kemudian, gempa bermagnitudo 5,7 menggetarkan Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 08.20 WIB.

Episenter gempa berada pada garis 7.59 Lintang Selatan (LS)-120.49 Bujur Timur (BT).

Pusat gempa di laut 113 km Timur Laut Ruteng, Manggarai, NTT.

Gempa dengan kedalaman 650 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

BMKG menyatakan, gempa dirasakan (MMI) II-III Waingapu, II Denpasar, II Kuta, II Mataram, II Lombok Tengah.

Toli-Toli

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)
Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

Dan kemudian, pada pukul pukul 08.57 WIB, gempa bermagnitudo 5,2 dengan kedalaman 10 kilometer terjadi di Toli-Toli, Sulawesi Tengah.

BMKG menyatakan, gempa dirasakan (MMI) II-III Toli-Toli. Namun, lindu tersebut tidak berpotensi tsunami.

Episenter lokasi gempa berada di 1.22 Lintang Utara (LU)-119.94 Bujur Timur. Lokasi lindu berada 98 kilometer barat laut Toli-Toli.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Gempa Bandung dan Pergerakan Sesar

Infografis Gempa Bandung dan Pergerakan Sesar. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Gempa Bandung dan Pergerakan Sesar. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: