3 Kerugian Bulutangkis Indonesia Jelang India Open 2021

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) sudah merilis jadwal baru yaitu India Open Super 500. Partai itu berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India 11-16 Mei 2021.

Ada kerugian yang dialami Indonesia. Sedikitnya ada tiga kerugian yang akan dialami jika India Open 2021 digelar.

VIVA Bulutangkis merangkum, tiga kerugian itu antara lain pertama gagal mempertahankan gelar di sektor ganda putri. Pada India Open 2019, Indonesia berhasil menjadi juara yakni dari Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Kedua, Indonesia juga gagal membalaskan dendam dan hilangnya peluang meraih gelar juara di ganda campuran. Final India Open 2019, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dikalahkan Wang Yilyu/Huang Dongping.

Ketiga, Indonesia juga gagal membalaskan dendam di sektor ganda putra. Peluang meraih gelar juara pun hilang.

Kala itu, Ricky Karandasuwardi/Angga Pratama tembus ke final. Mereka sayangnya dihabisi wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin.

PBSI sudah merilis siapa yang tampil di sana dan ada tiga wakil. Dari ganda putra, akan tampil Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.

Ada juga ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso.