3 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Saat Membersihkan Telinga

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Bagi beberapa individu, tidak membersihkan telinga setelah mandi memang terasa ada yang kurang. Namun, nyatanya membersihkan telinga terlalu sering juga tidak baik lho. Bahkan Anda tidak perlu membersihkannya apalagi dengan menggunakan cotton bud.

Jika Anda membersihkan telinga Anda dengan menggunakan cotton bud, Anda hanya akan mendorong kotoran masuk lebih dalam ke dalam telinga Anda. Kotoran tersebut dapat menyumbat dan menyebabkan masalah pendengaran atau rasa sakit.

Selain itu, kesalahan yang sering terjadi dapat menyebabkan kerusakan telinga. Kulit saluran telinga sangat tipis dan mudah terluka dengan apa saja yang masuk ke dalamnya. Jika kulit telinga rusak, dapat menyebabkan infeksi telinga luar yang menyakitkan.

Nah, ada pula kesalahan lainnya yang sering dilakukan ketika membersihkan telinga. Penasaran apa saja? Berikut ulasannya seperti melansir dari Health, Kamis (9/9/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Membersihkan telinga secara rutin

Ilustrasi cotton bud (Freepik)
Ilustrasi cotton bud (Freepik)

Meski membersihkan telinga adalah hal yang normal, nyatanya kita tidak perlu membersihkan telinga kita. Telinga kita dapat membersihkannya sendiri, di mana kotoran akan keluar dengan sendirinya.

Sebagian orang mungkin memiliki kotoran telinga lebih banyak daripada yang lain. Tetapi, telinga menghasilkan jumlah kotoran sesuai dengan yang mereka butuhkan.

Kotoran telinga memiliki fungsi tertentu seperti membunuh jenis bakteri dan mencegah pertumbuhan jamur.

Kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya sehingga Anda tidak perlu mengocoknya dengan cotton bud. Ketika kotoran telinga keluar dengan sendirinya, Anda hanya perlu menyekanya perlahan dengan kain atau tisu.

2. Memasukkan benda runcing

Ilustrasi telinga bermasalah. (Dok. Karlyukav/ Freepik)
Ilustrasi telinga bermasalah. (Dok. Karlyukav/ Freepik)

Jangan memasukkan kuku jari Anda yang panjang, penjepit rambut dan benda lainnya yang runcing ke dalam telinga Anda untuk mengorek-ngorek telinga Anda.

Hal ini akan menimbulkan luka pada kulit telinga Anda atau merusak telinga bagian dalam. Bila terjadi luka tentunya akan menyebabkan infeksi.

3. Menggunakan ear candle

Ilustrasi telinga (Sumber: Unshplash)
Ilustrasi telinga (Sumber: Unshplash)

Pada kondisi ini, Anda menempatkan kertas yang digulung dengan bentuk kerucut dan lilin yang ke dalam telinga Anda. Panasnya api dapat menciptakan efek vakum, menarik kotoran telinga Anda.

Ternyata, sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa hal ini tidak benar. Hal ini dianggap berbahaya karena dapat membuka perforasi gendang telinga Anda.

Penulis:

Stephanie

Universitas Multimedia Nusantara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel