3 Klub yang Sudah Terdepak dari Liga Champions Musim Ini

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pertandingan keempat fase grup Liga Champions telah rampung dihelat. Hasilnya, terdapat tiga klub yang dipastikan gagal lolos ke-16 besar turnamen elite antarklub Eropa tersebut.

AC Milan nyaris menjadi tim keempat yang tersingkir dari fase grup Liga Champions. Andai kalah dari Porto, Milan tidak mungkin bisa lolos ke fase knock-out.

Beruntung, I Rossoneri mampu mendapatkan satu poin saat menjamu Porto di San Siro, Kamis (4/11/2021) dini hari WIB. Sempat tertinggal lebih dulu, AC Milan bermain imbang 1-1 kontra Dragoes.

Satu poin yang krusial, walau tidak bisa disebut raihan yang bagus. Milan kini berada di dasar Grup B. Mereka masih punya peluang lolos dengan dua laga tersisa dan menunggu hasil tim lain.

Milan masih mungkin melewati capaian poin Porto (5) dan Atletico Madrid (4) pada dua laga ke depan. Tetapi, lawan yang dihadapi tim racikan Stefano Pioli tersebut tidak akan mudah. Milan masih punya peluang, tetapi sangat sulit.

Berbeda dengan AC Milan, tiga tim ini justru sudah pasti tersingkir dari fase grup Liga Champions. Siapa saja? Simak ulasannya di bawah ini.

Besiktas

Liga Champions - Ilustrasi Piala Liga Champions (Bola.com/Adreanus Titus)
Liga Champions - Ilustrasi Piala Liga Champions (Bola.com/Adreanus Titus)

Raksasa Turki itu tidak berdaya menghadapi persaingan ketat di Grup C Liga Champions. Mereka gagal meraih poin dari empat laga yang sudah dimainkan. Mereka selalu kalah dari Sporting CP (2 kali), Borussia Dortmund, dan Ajax.

Besiktas baru mencetak dua gol dan telah kebobolan 12 gol. Walau masih punya dua laga tersisa, peluang ke babak 16 Besar sudah tertutup. Miralem Pjanic dan kolega bahkan tidak punya peluang untuk ke babak 32 Besar Liga Europa.

Saat ini, ada Sporting CP yang berada di posisi ketiga klasemen Grup C. Besiktas bisa menyamai poin Sporting, tapi akan tetap kalah head to head sehingga berada di bawah Sporting.

RB Leipzig

RB Leipzig pun terus memburu gol penyeimbang ke gawang PSG. Pada menit ke-82 tandukan dari Christopher Nkunku masih dapat dimentahkan Gianluigi Donnarumma. (AFP/Ronny Hartmann)
RB Leipzig pun terus memburu gol penyeimbang ke gawang PSG. Pada menit ke-82 tandukan dari Christopher Nkunku masih dapat dimentahkan Gianluigi Donnarumma. (AFP/Ronny Hartmann)

RB Leipzig menjadi kejutan pada dua Liga Champions terakhir, tetapi tidak pada musim 2021/2022. Die Roten Bullen justru menjadi pesakitan dalam persaingan di Grup A dengan PSG, Man City, dan Club Brugge.

Saat ini, RB Leipzig menjadi juru kunci klasemen Grup A. Dari empat laga yang sudah dimainkan, Andre Silva dan kolega baru mendapatkan satu poin. Mereka tak punya peluang lolos babak 16 Besar.

RB Leipzig, dengan dua laga tersisa, tidak bisa mengejar PSG yang berada di posisi kedua dengan delapan poin. Tapi, mereka punya kans 'turun kasta' ke Liga Europa.

Malmo FF

Hasil tersebut membuat The Blues untuk sementara menempati posisi kedua klasemen sementara Grup H dengan raihan sembilan poin. Sementara itu, Malmo semakin terpuruk di dasar tabel setelah tak mampu meraih satupun poin hingga matchday keempat ini. (AFP/Jonathan Nackstrand)
Hasil tersebut membuat The Blues untuk sementara menempati posisi kedua klasemen sementara Grup H dengan raihan sembilan poin. Sementara itu, Malmo semakin terpuruk di dasar tabel setelah tak mampu meraih satupun poin hingga matchday keempat ini. (AFP/Jonathan Nackstrand)

Malmo kesulitan bersaing di Grup H yang dihuni oleh Juventus, Chelsea, dan Zenit st Petersburgh. Hingga matchday keempat, Malmo belum mendapat satu pun poin. Mereka selalu kalah pada empat laga yang sudah dimainkan.

Tim yang kini sedang berada di puncak klasemen Allsvenskan (Liga Swedia) itu juga punya catatan buruk lain. Malmo FF belum pernah mencetak gol dan sudah kebobolan 12 gol. Mereka menjadi Pupuk bawah di Grup H.

Sumber: Berbagai sumber

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin/Published: 04/11/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel