3 Negara dengan Pegawai Paling Optimis Soal Karier

Liputan6.com, Jakarta Bicara soal karier, ternyata pegawai pada setiap negara memiliki tingkat optimisme yang berbeda-beda. Tingkat optimisme tertinggi mengenai prospek karier justru tidak ditemukan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Kanada.

Melansir laman CNBC, Kamis (13/2/2020), para pegawai di Indonesia, India dan China memiliki lebih banyak harapan mengenai kariernya dibandingkan para pegawai di berbagai negara besar lainnya.

Menurut studi yang digelar LinkedIn, tingkat optimisme pegawai di tiga negara besar Asia tersebut mengungguli optimisme pegawai di pasar tenaga kerja maju lainnya.

Situs jejaring profesional tersebut melakukan survei pada lebih dari 30 ribu pegawai berusia 18 -65 tahun di 22 negara.

Survei tahunan bertajuk LinkedIn Opportunity Index tersebut berupaya menggali tantangan dan peluang yang mempengaruhi dunia kerja saat ini.

Terdapat tujuh indikator optimisme pegawai termasuk persepsi responden terhadap negaranya dalam 12 bulan ke depan, situasi keuangan dan kualitas hidup dibandingkan dengan generasi orangtuanya.

India berada di peringkat pertama dengan skor 121, di atas rata-rata optimisme negara lain yaitu 100. Di peringkat kedua, diikuti oleh Indonesia dengan nilai 117.

 

India, Indonesia, dan China menjadi negara dengan karyawan yang paling optimis terhadap karirnya. Dok

Sementara China berada di peringkat ketiga sebagai negara dengan pegawai paling optimis pada karier dengan nilai 116. Itu semua berdasarkan prediksi penduduk pada prospek ekonomi negaranya dan pertumbuhan pasar tenaga kerja.

Sebanyak 50 persen responden dari gen Z dan 48 persen milenial dari tiga negara tersebut menyatakan ekspektasi bahwa ekonomi negaranya dapat berkembang dalam 12 bulan ke depan. Hal tersebut meningkatkan prospek kerja para pegawai di masing-masing negara.

"Di samping pertumbuhan ekonomi yang melambat di tiga negara berkembang tersebut, para penduduknya tetap percaya diri terhadap potensi pertumbuhan ekonominya, begitu pula dengan peningkatan keuangan pribadi sepanjang tahun," terang Direktur Pelaksana LinkedIn di Asia Pasifik Olivier Legrand.

Ia mengatakan, penemuannya menunjukkan kepercayaan diri bahwa negara-negara berkembang dapat tumbuh lebih baik.

Reporter: Tiara